Berita Terbaru
Entaskan Kemiskinan di Indonesia, BAZNAS RI Sukses Salurkan Rp24 Miliar Sedekah Konsumen Alfa Group
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah sukses menyalurkan dana Sedekah Konsumen dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), dan PT Sumber Indah Lestari Tbk (Dan+Dan), yang tergabung dalam Alfa Group dengan total sebesar Rp24,3 miliar melalui empat program unggulan dalam Bidang Kemanusiaan, Bidang Pendidikan dan Dakwah, Bidang Kesehatan, dan Bidang Ekonomi, sebagai wujud komitmen dalam mengupayakan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Adapun sebaran wilayah penyaluran Sedekah Konsumen Alfa Group untuk periode Januari-Desember 2024 ini tersebar di 24 Provinsi, 96 Kabupaten/Kota di selurih Indonesia dengan total penerima manfaat sebanyak 72.924 jiwa.
Hal tersebut mengemuka pada acara Public Expose Sedekah Konsumen Alfamidi yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta (25/3/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwa MA., Pimpinan BAZNAS bidang Perencanaan Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., Direktur PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), Afid Hermeily, SH., MH., Direktur PT Sumber Indah Lestari Tbk (Dan+Dan), Herman Widjaya, serta Presiden Direktur Lintas Tangguh Anugrah Julita R. Arif.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., mengucapkan terima kasih kepada para konsumen Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan yang telah menyumbangkan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk membantu menyejahterakan masyarakat Indonesia.
"Alhamdulillah, ini merupakan kolaborasi yang luar biasa antara BAZNAS dengan Alfa Group, sehingga kita dapat menyalurkan sedekah konsumen sebesar 24 miliar dalam berbagai program bantuan untuk masyarakat di seluruu Indonesia," kata Prof Noor.
Prof Noor menyoroti bagaimana kolaborasi antara BAZNAS dan Alfa Group dalam memfasilitasi konsumen untuk bersedekah telah membuktikan bahwa nilai uang kembalian yang dianggap kecil jika dikumpulkan dan dikelola dengan amanah dapat menjadi hal-hal besar.
“Kita dapat melihat, sedekah konsumen Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan yang telah dikumpulkan dari uang kembalian konsumen yang mungkin cuma seratus rupiah itu ternyata memiliki manfaat yang luar biasa untuk keberlangsungan hidup meraka yang membutuhkan,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor berharap, akan semakin banyak perusahaan yang mencontoh sinergi antara BAZNAS dengan Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan ini, sehingga akan meningkatkan potensi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), juga akan sangat membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., menyampaikan BAZNAS telah menyalurkan sedekah konsumen Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan melalui berbagai program.
"Di bidang kemanusiaan, BAZNAS telah menyalurkan bantuan program kebencaanaan, Evakuasi dan Pencarian Korban, Dapur Umum, Dapur Air, Air Bersih, Aksi Resik, Layanan Dukungan Psikososial (LDP), Distribusi Hygent Kit dan Baby Kit, Membuat Jembatan Darurat dan Pipanisasi, Penyaluran Pakaian Layak Pakai, Masker, Terpal dan Alas Tidur, dan Membangun Hunian Sementara (Huntara) di wilayah bencana," jelasnya.
Sementara di bidang pendidikan dan dakwah, lanjut Saidah, BAZNAS menyalurkan bantuan melalui Beasiswa Pendidikan Filantropi, Rehabilitasi TPQ Al-Islam Raja Ampat, Cetak Al-Qur’an, hingga bantuan cek kesehatan mata dan kacamata gratis untuk 10.000 siswa sekolah di seluruh Indonesia.
“Adapun di bidang kesehatan, BAZNAS telah memberikan layanan kesehatan, Program Sedekah Kurban Paket Gizi Nusantara 2024, Rumah Sehat BAZNAS (RSB), yang tersebar di sejumlah titik lokasi wilayah yang membutuhkan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Saidah juga memaparkan penyaluran BAZNAS pada bidang ekonomi, dengan memberikan bantuan usaha warung kecil (Zmart), pengadaan 1 unit mesin pengolahan biji kopi (Lumbung Pangan), intergated farming system (Lumbung Pangan), bantuan usaha pengolahan pakan (Lumbung Pangan), Bantuan Usaha Microfinance Masjid (BMM), hingga bantuan usaha warung kopi (ZCoffe).
“Kami ucapkan terima kasih kepada Alfamidi, Alfamart, DAN DAN dan seluruh konsumennya yang telah turut berpartispasi dalam hal kebaikan. Karena dari sedekah konsumen ini baik BAZNAS ataupun Alfamidi, Alfamart, DAN DAN telah melakukan suatu perubahan yang besar dalam membantu menyejahterakan masyarakat. Mudah-mudahan kolaborasi dalam hal kebaikan dapat panjang umurnya dan akan terus berlanjut,” ucap Saidah.
Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., mewakili Alfa Group menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh konsumen yang turut mengambil peran dalam program Sedekah Konsumen Alfamidi, Alfamart, dan DAN+DAN.
"Terima kasih kami kepada BAZNAS dan para konsumen, kita bisa lihat lewat laporan tadi, begitu banyak program bantuan yang diwujudkan berkat sedekah para konsumen sehingga dapat membantu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang membutuhkan, saya hitung tadi lebih dari 72.000 penerima manfaat, ini luar biasa," ucap Solihin.
Menurutnya, penyaluran sedekah konsumen Alfa Group yang dikelola oleh BAZNAS sudah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan dapat membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Atas nama manajemen, kami mewakili Alfa Group, Alfamart, Alfamidi dan Dan+Dan kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini, dan kami bangga bekerja sama dengan BAZNAS, selama dua setengah tahun bekerja sama dengan BAZNAS, kami percaya bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi ini jelas mempertanggungjawankan secara terbuka, dana yang dihimpun dan disalurkan, kami akan terus memperkuat kerja sama ini kedepannya,” ucapnya.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
BAZNAS RI Berikan Trauma Healing untuk Pengungsi Anak Palestina Penderita Kanker di Yordania
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Trauma Healing dengan tema “Peaceful Soul” memberikan pendampingan psikososial bagi 100 anak penderita kanker pengungsi Palestina di Yordania.
Program yang diselenggarakan di King Hussein Cancer Foundation and Center (KHCC) di Aman, Yordania, ini bekerja sama dengan PPI Dunia dan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) Yordania. Kegiatan Trauma Healing ini diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan, seperti menggambar, bermain, serta sesi motivasi. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, menyampaikan, program ini hadir untuk memberikan harapan dan kebahagiaan bagi anak-anak Palestina yang mengalami penderitaan akibat perang dan penyakit yang mereka alami.
"Anak-anak Palestina, khususnya mereka yang sedang berjuang melawan kanker, tidak hanya membutuhkan pengobatan medis tetapi juga dukungan psikologis. Melalui trauma healing ini, kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk kembali tersenyum dan merasa aman meskipun berada di pengungsian," ujar Mo Mahdum dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
"Konflik berkepanjangan telah merampas masa kecil mereka. Oleh karena itu, BAZNAS ingin memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan untuk tumbuh dengan harapan," lanjutnya.
Mahdum menegaskan, BAZNAS akan terus berkontribusi dalam meringankan penderitaan rakyat Palestina, baik dalam bentuk bantuan medis, pendidikan, maupun dukungan psikososial seperti trauma healing ini.
"Kami percaya bahwa zakat bukan hanya tentang bantuan ekonomi, tetapi juga tentang kepedulian sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, BAZNAS akan terus hadir untuk mereka yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara kita di Palestina," jelas Mahdum.
Mahdum juga mengapresiasi kolaborasi dengan berbagai pihak yang turut membantu dalam pelaksanaan program ini.
"Kami berterima kasih kepada mitra kami, PPI Dunia dan HPMI Yordania, yang telah mendukung program ini. Sinergi ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap Palestina dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja," katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung berbagai program kemanusiaan BAZNAS bagi Palestina.
"Setiap donasi yang diberikan memiliki dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita terus berbagi kebaikan agar semakin banyak anak-anak Palestina yang mendapatkan harapan baru," tutupnya.
Salah satu Ahmad (10), seorang anak Palestina penderita kanker dari Gaza Utara, mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti kegiatan ini.
"Saya senang sekali bisa bermain dan tertawa lagi bersama teman-teman. Rasanya seperti kembali ke rumah," ucap Ahmad dengan mata berbinar.
Ia juga berharap bisa segera sembuh dan kembali ke Palestina.
"Saya ingin cepat sembuh dan pulang ke rumah. Terima kasih kepada semua orang yang peduli dengan kami," tambahnya.
Aksi trauma healing ini menjadi salah satu langkah nyata BAZNAS dalam memberikan harapan bagi anak-anak Palestina yang sedang berjuang melawan kanker. Di tengah keterbatasan dan kesedihan akibat konflik, kehangatan dan perhatian dari berbagai pihak menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus bertahan.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Sasar Generasi Muda, BAZNAS RI Bersama Flip Manfaatkan Teknologi Digital Permudah Layanan ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Aplikasi Flip, sebuah platform teknologi finansial, meluncukan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan memanfaatkan teknologi digital, untuk memudahkan generasi muda menunaikan ZIS secara cepat, aman, dan transparan.
Peluncuran program tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., serta CEO dan Founder Flip Rafi Putra Arrian, beserta jajaran, yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
"BAZNAS terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah. Kolaborasi dengan Flip ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, terutama generasi muda dan masyarakat urban, dalam menunaikan kewajiban mereka dengan lebih mudah dan efisien," ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, dengan hadirnya layanan ini, BAZNAS semakin siap dalam menghadapi tren digitalisasi zakat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap Muslim dapat menunaikan zakat dengan praktis, aman, dan sesuai syariat. Kemitraan dengan Flip menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan ZIS digital yang terpercaya dan terintegrasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi dengan platform teknologi finansial dalam meningkatkan penghimpunan dana ZIS secara nasional.
"Dengan semakin mudahnya akses pembayaran zakat dan sedekah, kami optimistis penghimpunan dana ZIS akan meningkat, sehingga lebih banyak mustahik yang bisa mendapatkan manfaat dari dana zakat," katanya.
"Setiap dana yang masuk ke BAZNAS melalui Flip akan dikelola dengan prinsip 3A: Aman Syar`i, Aman Regulasi, dan Aman Konstitusi. Dengan demikian, para muzaki bisa tenang karena dana mereka benar-benar tersalurkan kepada yang berhak," tuturnya.
Kiai Noor berharap, kerja sama ini menjadi langkah besar dalam memperluas jangkauan zakat dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Sementara itu, CEO dan Founder Flip, Rafi Putra Arriyan menambahkan, "Sebagai platform pembayaran digital yang telah dipercaya oleh lebih dari 15 juta pengguna, Flip berkomitmen untuk memberikan solusi finansial yang tidak hanya memudahkan transaksi sehari-hari, tetapi juga mendukung kebaikan sosial. Kolaborasi ini sejalan dengan visi Flip untuk menyediakan layanan keuangan yang fair dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat."
Berdasarkan data internal Flip, fitur "Beramal Bersama Flip" mengalami peningkatan transaksi sebanyak dua kali lipat dalam satu tahun terakhir. Peningkatan signifikan juga terjadi pada bulan Ramadan, di mana volume donasi meningkat hingga 1,5 kali lipat dibandingkan bulan biasa. Data ini menunjukkan antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, dalam memanfaatkan platform digital untuk berdonasi secara aman dan efisien.
"Ke depan, kami berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan BAZNAS dalam berbagai bentuk layanan lainnya. Kami juga melihat potensi besar untuk menjangkau masyarakat Indonesia di luar negeri, seiring dengan hadirnya fitur remitansi Flip yang saat ini telah digunakan oleh pengguna internasional. Dengan kolaborasi yang semakin luas, kami optimis dapat membawa dampak social yang lebih besar melalui teknologi," tutup Rafi.
Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat kini dapat menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah dengan cara yang lebih praktis. Berikut tata cara pembayaran melaui Flip:
1. Buka Aplikasi Flip
2. Pilih Menu beramal di flip
3. ?Pilih Zakat/Sedekah
4. Pilih BAZNAS
5. Masukkan Nominal
6. klik Bayar
7. Konfirmasi dan Lakukan Pembayaran
BERITA25/03/2025 | yhl cc baznas RI
BAZNAS RI, Kemenag, dan LAZ Perkuat Pendidikan melalui Program Beasiswa Zakat Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) untuk pelaksanaan Program Beasiswa Zakat Indonesia, yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan 17 Lembaga Amil Zakat (LAZ). Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam pemberian beasiswa melalui pengelolaan zakat di bidang pendidikan.
Turut hadir Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Achmad, MA., Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Ruchman Basori, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Bapak Prof. Dr. H. Waryono, S.Ag., M.Ag., serta 17 ketua Lembaga Amil Zakat.
Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. menyampaikan, program ini adalah wujud nyata dari komitmen bersama untuk mewujudkan visi yang lebih besar, yaitu memperbaiki kualitas hidup umat melalui pemanfaatan zakat. Beliau menegaskan bahwa strategi pengelolaan zakat harus lebih berkembang dan tidak hanya berhenti pada kewajiban 2,5 persen zakat yang selama ini dikenal.
“Zakat bukan hanya tentang angka, tetapi bagaimana kita menyatukan strategi, melakukan pemetaan kemiskinan, dan memastikan kebermanfaatan zakat untuk umat,” ujar Prof. Nasaruddin di dalam Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Dalam kesempatan ini, beliau juga menekankan pentingnya pendekatan strategis dalam menyelesaikan berbagai tantangan kemiskinan, baik itu kemiskinan struktural, kultural, maupun natural. Serta, menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang lebih efektif dan efisien, mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kemiskinan struktural yang muncul karena kurangnya akses terhadap modal dan kesempatan harus menjadi perhatian utama kita. BAZNAS dan LAZ diharapkan dapat melakukan pemetaan yang lebih baik untuk memastikan dana zakat digunakan dengan tepat sasaran. Kita harus mengedepankan konsep zakat yang lebih luas, termasuk infak, wakaf, dan sedekah, untuk memperkaya strategi pengentasan kemiskinan. Zakat tidak bisa hanya berfokus pada angka, namun harus memiliki dampak yang nyata pada masyarakat,” ujarnya
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif yang luar biasa ini dalam mengkoordinasikan pemberian beasiswa kepada mereka yang berhak menerima, khususnya anak-anak yang membutuhkan pendidikan.
“Program Beasiswa Zakat Indonesia (BZI) merupakan langkah strategis untuk memperkuat upaya kita dalam membangun generasi masa depan yang cerdas dan bermanfaat bagi umat,” ujar Kiai Noor.
Selanjutnya, Kiai Noor menegaskan, setiap organisasi LAZ memiliki peran penting untuk memajukan kemashlahatan umat. Menurutnya, LAZ yang sebelumnya memiliki kriteria dan pandangan berbeda kini menyatukan visi dan misi bersama.
“Masing-masing LAZ memiliki kriteria dan pendekatan yang berbeda dalam memilih calon penerima manfaat. Oleh karena itu, saat ini adalah momentum yang sangat tepat untuk menyatukan visi dan misi kita, agar program BZI ini dapat berjalan dengan baik, efektif, dan tepat sasaran. Ini adalah kesempatan emas kita untuk menyatukan langkah, kita sebut saja ini Nahalul Qadr,” ujarnya.
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, menyampaikan, adanya kerja sama antara BAZNAS dan LAZ lainnya, berharap akan terus berupaya untuk memperbaiki sistem pendidikan dengan berbagai jenis program beasiswa yang terorganisir dengan baik.
“Beasiswa ini akan dikelola dengan sistem yang terorganisir, dengan prosedur seleksi yang jelas dan tata cara yang sudah ditentukan. Hari ini, kita bersatu untuk mengintegrasikan mereka yang layak menerima beasiswa ini, yang tentunya bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga merupakan usaha nyata untuk meningkatkan prestasi anak-anak kita dalam pendidikan dan mobilitas sosial mereka,” ujarnya.
Adapun 17 Lembaga Amil Zakat yang turut menandatangi MoU, di antaranya, Dompet Dhuafa, LAZ IZI, LAZ Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat, LAZ Yayasan Baitulmaal BRIlian, LAZ Nurul Hayat, LAZ LMI Ukhuwah, Rumah Zakat, LAZISMU, LAZ BMH, LAZ Yayasan Kesejahteraan Madani, LAZ Rumah Amal, LAZ Sahabat Yatim, Salam Setara, LAZ Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, LAZ Panto Yatim Al Fajr, LAZ Wahdah Inspirasi, dan LAZ Yayasan Abulyatama.
BERITA25/03/2025 | yhl cc baznas RI
Baznas Garut Sampaikan Perubahan Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1446 H: 2,7 Kg Beras Senilai Rp40.500
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menyampaikan perubahan besaran zakat fitrah untuk Ramadan 1446 Hijriah. Keputusan ini mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 65 Tahun 2022, yang menetapkan bahwa 1 sha’ setara dengan 2,7 kg atau 3,5 liter beras.
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan hasil sosialisasi yang dilakukan MUI Kabupaten Garut kepada organisasi masyarakat tingkat kabupaten, pengurus MUI kecamatan, serta pengurus MUI desa/kelurahan sebelum Ramadan.
“Kami dari Baznas mengelola zakat dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Aman Syar’i dalam pengumpulan berarti Fatwa MUI menjadi dasar kami untuk menetapkan besaran zakat fitrah,” ujar Abdullah Effendi, Senin (24/3/2025).
Ia menambahkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) tahun 2014 yang diperbarui tahun 2019—yang masih menggunakan standar 2,5 kg beras— Baznas Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut dan memperoleh izin untuk menggunakan Fatwa MUI.
“Saya selaku Ketua menelpon Kepala Kemenag dan Kepala Kemenag mengiyakan, silakan saja menggunakan Fatwa MUI terbaru untuk Kabupaten Garut. Itu landasannya, jadi secara aman syar’i karena Baznas ini adalah amil negara sehingga Fatwa-nya itu dari MUI,” jelasnya.
Untuk zakat fitrah dalam bentuk uang, Baznas Kabupaten Garut telah menetapkan nilai Rp40.500 per jiwa, berdasarkan harga beras premium di pasaran Garut yang berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per kg.
“Kami mengambil harga tertinggi, yaitu Rp15.000 per kg, untuk mengantisipasi kenaikan harga,” jelas Abdullah Effendi.
Baznas Kabupaten Garut menargetkan pengumpulan zakat fitrah tahun ini sebesar Rp78 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp76 miliar.
Abdullah Effendi mengimbau masyarakat muslim di Kabupaten Garut untuk mengikuti Fatwa MUI tersebut.
“Kami mengajak masyarakat Garut untuk menaati Fatwa MUI Nomor 65 Tahun 2022 yang menetapkan zakat fitrah sebesar 2,7 kg beras. Jika masih ada yang menggunakan 2,5 kg, silakan, tetapi BAZNAS tetap berpedoman pada 2,7 kg,” pungkasnya.
Hal yang sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, bahwa sebelum memasuki bulan Ramadan, Baznas Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Ketua MUI Kabupaten Garut terkait pengumpulan zakat fitrah melalui Baznas. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan pengumpulan zakat berjalan optimal.
“Jadi Baznas hari ini berbeda dari kemarin, hari ini di angka 2,7 kg, kemarin di angka 2,5 kg. Itu pun Baznas tidak memaksakan, dalam arti berikanlah yang terbaik sedekahnya. Berikan yang terbaik, karena insha Allah itu akan kembali pada dirinya sendiri,” ujar Nurdin Yana.
Ia mengajak masyarakat untuk memberikan zakat fitrah dengan sebaik-baiknya, karena zakat tidak akan membuat seseorang miskin, melainkan justru mendatangkan magfirah dan keridhaan dari Allah SWT.
“Kami mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat sesuai Fatwa MUI, yaitu 2,7 kg beras, dan menyalurkannya melalui Baznas. Insha Allah, zakat yang dikumpulkan akan kembali turun kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Di sisi lain, Sekda Nurdin Yana menyebutkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut saat ini mencapai 19 ribu orang. Jika para ASN menyalurkan zakatnya melalui Baznas, hal ini tidak hanya membantu mereka yang kurang mampu tetapi juga dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.
“Jika umat Islam di Kabupaten Garut bersatu dalam membangun kekuatan ekonomi melalui zakat, maka manfaatnya tidak hanya bersifat seremonial keagamaan, tetapi juga akan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan ajaran agama,” tuturnya.
BERITA25/03/2025 | yhl cc gosipgarut
Wakil Bupati Garut Dorong Optimalisasi Zakat ASN Melalui Baznas
GARUT, Tarogong Kidul – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menggelar pertemuan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, di Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/3/2025). Pertemuan ini membahas optimalisasi zakat penghasilan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Garut.
Pertemuan yang dihadiri Ketua Baznas dan Kepala Bagian Kesra Setda Garut beserta jajaran ini juga menyoroti program unggulan Baznas, seperti Garut Cerdas, Garut Sehat, Garut Taqwa, Garut Peduli, dan Garut Makmur.
Dalam pertemuan ini, Putri Karlina menekankan pentingnya pemanfaatan zakat dari ASN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia mengajak seluruh perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga anggota DPRD Kabupaten Garut untuk lebih aktif dalam menyalurkan zakat dengan maksimal.
“Untuk ini kita membutuhkan sumber daya untuk pembangunan masyarakat. Saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Garut yang membutuhkan bantuan dari kita,” ujar Putri Karlina.
Ia juga mengimbau agar ASN dan masyarakat yang telah memenuhi syarat segera menunaikan zakat sebesar 2,5% dari pendapatannya melalui Baznas yang telah dipercaya langsung oleh pemerintah daerah maupun pusat.
“Mari bangun Garut dengan kemampuan kita untuk membantu bersama, jangan lupa zakat harian, tidak hanya zakat hari raya tapi harus dengan zakat kekayaan atau dari zakat dari pendapatan kita sehari-hari,” tambahnya.
“Potensi Zakat ASN Capai Rp1,8 Miliar*Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, mengungkapkan bahwa zakat penghasilan ASN di lingkungan Pemkab Garut masih belum optimal. Dari sekitar 18 ribu ASN, potensi zakat penghasilan mencapai Rp1,8 miliar, namun realisasi saat ini baru sekitar Rp900 juta.
“Potensinya paling banyak adalah di warga pendidikan, di lingkungan Dinas Pendidikan karena kebanyakan PNS itu baik PPPK ataupun PNS itu di wilayah pendidikan yaitu Guru SD dan Guru SMP,” jelas Abdullah.
Selain itu, ia juga menyoroti sektor kesehatan, seperti tenaga medis dan paramedis di RSUD dr. Slamet maupun Dinas Kesehatan, yang kontribusinya terhadap zakat masih belum optimal.
Abdullah menambahkan, program Baznas seperti Garut Cerdas dan Garut Sehat masih menghadapi kendala dalam penghimpunan dana. Oleh karena itu, ia berharap Pemkab Garut dapat lebih aktif mendorong optimalisasi zakat ASN.
“Mudah-mudahan, program-program ini bisa sinergi dengan kebijakan Pemda Garut sehingga nanti kita bisa bersinergi dengan antara BAZNAS dengan Pemda Garut,” pungkasnya.
BERITA24/03/2025 | yhl cc harianpedia.com

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Garut.
Lihat Daftar Rekening →