Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Garut Serahkan Laporan Keuangan yang Telah Diaudit ke BAZNAS Provinsi Jawa Barat
Bandung, 27 Mei 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam sebuah seremoni resmi yang berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Garut secara simbolis menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Yang membanggakan, laporan keuangan tersebut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) — sebuah predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan. Capaian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan BAZNAS Garut telah disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia, tanpa adanya penyimpangan material yang signifikan. Acara penyerahan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut, perwakilan KAP, serta pengurus dan staf BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Garut dalam menjaga amanah yang dititipkan oleh para muzaki (pemberi zakat), sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat. “Capaian opini WTP ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan bukti nyata dari dedikasi seluruh tim dalam menjaga integritas dan kepercayaan umat. Kami berharap ini dapat semakin meningkatkan keyakinan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Garut dalam sambutannya. Pihak BAZNAS Provinsi Jawa Barat turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya, perwakilan provinsi menekankan bahwa keberhasilan BAZNAS Garut menjadi inspirasi bagi BAZNAS kabupaten/kota lainnya. “BAZNAS Kabupaten Garut telah membuktikan bahwa dengan tata kelola yang baik, kerja keras, dan komitmen tinggi, lembaga zakat dapat sejajar dengan institusi keuangan formal lainnya dalam hal akuntabilitas dan transparansi,” ungkapnya. Opini WTP ini sekaligus menjadi implementasi dari amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang mewajibkan setiap lembaga pengelola zakat untuk menyusun laporan keuangan secara transparan dan diaudit oleh auditor independen. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam transformasi BAZNAS Garut menuju lembaga zakat yang semakin modern, profesional, dan terpercaya. Ke depan, BAZNAS Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat melalui berbagai inovasi di bidang penghimpunan dan penyaluran zakat, guna memastikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran bagi para mustahik di Kabupaten Garut. Dengan pencapaian ini, BAZNAS Kabupaten Garut berharap dapat semakin memperkuat peran zakat sebagai instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA28/05/2025 | Yusephilms
Audiensi Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut dengan DPRD Kabupaten Garut: Meningkatkan Pengelolaan Zakat dan Layanan Mustahik
Garut, 26 Mei 2025 – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut memenuhi undangan DPRD Kabupaten Garut dalam audiensi yang digelar di Ruang Komisi 4, Senin (26/5). Audiensi ini merupakan respons atas permintaan dari komunitas Pemuda Akhir Zaman dan dihadiri oleh Ketua Komisi 4 DPRD Garut, Asep Rahmat, S.Pd., Wakil Ketua Komisi 4, H.R. Mochammad Romli, S.IP., M.Si., serta anggota Komisi 4, Putri Tantia, A.Md.Keb, Yudha Puja Turnawan, Aceng Latif dan Hj Eneng Kustini. Dari BAZNAS Kabupaten Garut hadir Ketua Abdullah Efendi, S.Pd.I., M.E beserta dua Wakil Ketua. Hadir pula perwakilan Pemerintah Daerah, yakni Asisten Sekda 1 Bambang Hafidz, S.Sos., M.Si., Kabag Kesra Hj. Mekarwati, S.Sos., M.Si. serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut.
Audiensi yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 4 berjalan dengan hangat dan konstruktif. Diskusi difokuskan pada penguatan pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Garut, khususnya terkait peningkatan layanan kepada mustahik (penerima zakat). Para peserta audiensi memberikan berbagai saran dan masukan, termasuk pentingnya transparansi dalam penyaluran zakat. Salah satu rekomendasi utama adalah pemanfaatan media sosial secara optimal untuk mempublikasikan setiap kegiatan penyaluran zakat agar masyarakat dapat memantau secara langsung dan meningkatkan kepercayaan publik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih atas saran dan dukungan dari seluruh pihak yang hadir. Masukan ini sangat berharga untuk memperbaiki layanan kami sehingga BAZNAS Kabupaten Garut dapat semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Cecep Rukma, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kritik yang disampaikan oleh Pemuda Akhir Zaman merupakan bentuk perhatian positif bagi lembaga. “Kami melihat ini sebagai masukan konstruktif yang akan kami jadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan pengelolaan zakat di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian, H.R. Hendi Muhidin, S.Pd.I., menjelaskan mekanisme layanan mustahik. “Setiap warga Kabupaten Garut yang termasuk dalam kategori 8 Asnaf sesuai syariah Islam dan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 dapat mengajukan bantuan ke BAZNAS. Namun, penentuan nominal bantuan dan penerima manfaat dilakukan melalui keputusan kolektif dalam Rapat Pleno Pimpinan BAZNAS sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” jelasnya.
Dr. KH. Hilman Umar Basori, Sp., M.Pd., yang akrab disapa Aceng Hilman, menegaskan bahwa tata kelola zakat di BAZNAS Kabupaten Garut sudah sesuai dengan ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan. “Pengelolaan zakat tahun 2024 telah diaudit oleh Akuntan Publik dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan diaudit syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI dengan hasil baik,” ujarnya.
Aceng Hilman juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para aghniya (orang kaya), termasuk anggota DPRD Kabupaten Garut, untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Garut. “Dukungan masyarakat sangat penting agar pengelolaan zakat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima zakat,” pungkasnya.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS, DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi kesejahteraan umat di Kabupaten Garut.
SHAPE * MERGEFORMAT
Kontak Media: BAZNAS Kabupaten Garut Jl. Pramuka No. 24 – Komplek Islamic Centre Garut Email: [email protected] Website: kabgarut.baznas.go.id
BERITA26/05/2025 | SKW cc YHL
Ormas Islam Se-Kabupaten Garut Tegaskan Dukungan Penuh kepada BAZNAS Kabupaten Garut
Press Release
Ormas Islam Se-Kabupaten Garut Tegaskan Dukungan Penuh kepada BAZNAS Kabupaten Garut
Garut, 23 Mei 2025 – Sehubungan dengan munculnya pemberitaan negatif yang dilakukan oleh salah satu Organisasi Masyarakat dan LSM di Kabupaten Garut terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut, MUI Kabupaten Garut Bersama Ormas Islam Se-Kabupaten Garut (Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, PERSIS, Syarikat Islam, PUI dan PARMUSI) menyampaikan pernyataan sikap resmi sebagai bentuk dukungan dan klarifikasi atas isu yang berkembang.
Dalam pernyataan sikap tersebut, Ormas Islam menegaskan bahwa tindakan salah satu Organisasi Masyarakat tersebut telah mengganggu pelaksanaan salah satu Rukun Islam, khususnya dalam hal pengelolaan zakat. Pemberitaan negatif yang tidak berdasar ini berpotensi menurunkan kepercayaan umat Islam terhadap lembaga pengelola zakat, khususnya BAZNAS Kabupaten Garut.
Ormas Islam juga menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Garut telah menjalankan pengelolaan zakat sesuai dengan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan hasil Audit Syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada Februari 2025 yang menyatakan hasil audit “BAIK”. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Garut juga telah mendapatkan predikat “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” dari audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) selama periode 2021 hingga 2024.
Berdasarkan hal tersebut, Ormas Islam Se-Kabupaten Garut menyampaikan beberapa poin sikap sebagai berikut:
Mendesak salah satu Organisasi Masyarakat dan LSM untuk menghentikan segala bentuk pernyataan dan pemberitaan negatif yang tidak berdasar, tendensius, dan tanpa bukti hukum yang kuat.
Mengimbau seluruh umat Islam di Kabupaten Garut untuk tidak mempercayai pemberitaan negatif yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut.
Mengajak umat Islam di Kabupaten Garut untuk tetap mempercayakan penitipan zakat, infaq, dan shadaqah kepada BAZNAS Kabupaten Garut sebagai lembaga yang terpercaya dan sesuai syariat.
Ormas Islam Se-Kabupaten Garut berharap pernyataan sikap ini dapat menjadi klarifikasi yang jelas dan mengajak semua pihak untuk menjaga keharmonisan serta kepercayaan umat dalam pengelolaan zakat yang merupakan kewajiban umat Islam.
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama semua pihak, kami ucapkan terima kasih.
BERITA23/05/2025 | Yusephilms
Baznas Garut dan Pemkab Salurkan Bantuan kepada Keluarga Korban Ledakan di Cibalong: 4 TNI dan 9 Warga Sipil Meninggal Dunia
Garut 13 mei 2025.Suasana duka masih menyelimuti Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, pasca insiden ledakan dahsyat yang merenggut nyawa 4 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan 9 warga sipil. Peristiwa tragis ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang rasa kemanusiaan masyarakat Garut dan sekitarnya. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut bersama Pemerintah Kabupaten Garut turun langsung memberikan bantuan kepada keluarga korban.
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, bersama Sekretaris Daerah Garut, Nurdin Yana, hadir secara langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp2 juta kepada masing-masing dari sembilan keluarga korban terdampak. Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai wujud empati, tanggung jawab sosial, dan bentuk nyata kehadiran negara dalam merespons musibah yang menimpa warganya.
Abdullah Efendi menjelaskan bahwa Baznas Garut memprioritaskan bantuan bagi masyarakat yang mengalami musibah, khususnya yang bersifat darurat dan menimbulkan korban jiwa. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan dari masyarakat Garut, dan kini dikembalikan dalam bentuk bantuan kepada mereka yang sangat membutuhkan.
“Musibah ini adalah luka bagi kita semua. Kami dari Baznas hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan finansial, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa para korban dan keluarganya tidak sendiri. Ada doa, dukungan, dan rasa duka kami yang mendalam untuk mereka,” ujar Abdullah saat penyerahan bantuan.
Sekretaris Daerah Garut, Nurdin Yana, menambahkan bahwa Pemkab Garut turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota TNI dan tewasnya warga sipil akibat ledakan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kondisi keluarga korban dan memastikan bantuan berkelanjutan dapat disalurkan sesuai kebutuhan.
“Kehilangan nyawa sebanyak ini adalah tragedi besar bagi daerah kita. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, kepolisian, dan lembaga sosial, agar proses pemulihan dapat berjalan maksimal. Hari ini kami hadir untuk menunjukkan bahwa pemerintah hadir dalam duka masyarakat,” kata Nurdin Yana.
Kolaborasi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Garut ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan semangat kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi bencana. Bantuan ini mungkin tidak sepenuhnya menghapus luka yang ada, namun setidaknya mampu memberikan secercah harapan dan semangat bagi para korban untuk kembali bangkit dari keterpurukan.
source: RuangRakyatgarut
BERITA14/05/2025 | yhl cc RuangRakyatgarut
BAZNAS Kab. Garut Salurkan Rp30 Juta untuk Guru Honorer: Zakat dari PPPK, Kembali untuk Sesama
GARUT | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menyalurkan bantuan sebesar Rp30 juta kepada 30 guru honorer anggota Forum Aliansi Guru dan Tenaga Honorer (Fagar) dalam rangka Milad ke-19 Fagar yang digelar di Situ Bagendit, Minggu (03/05/2025).
Bantuan ini diberikan kepada guru-guru honorer yang sedang mengalami kesulitan, seperti sakit, belum diangkat karena faktor usia, atau termasuk dalam kategori mustahik lainnya. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian Baznas terhadap perjuangan para pendidik di Garut.
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, S.Pd.I., M.E., dalam sambutannya mengatakan bahwa dana zakat yang disalurkan bersumber dari zakat yang dibayarkan para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Zakat yang mereka tunaikan, kami kembalikan lagi kepada guru-guru yang masih membutuhkan, tentu sesuai dengan ketentuan delapan golongan penerima (asnaf),” ujarnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Ketua Fagar Kabupaten Garut, Ma’mol Abdul Faqih, dalam suasana yang hangat dan penuh haru.
Abdullah juga menyampaikan harapannya agar para guru honorer yang telah diangkat sebagai PPPK terus menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas.
“Jika kelak guru-guru honorer diangkat sebagai ASN atau PPPK, mari syukuri dengan menunaikan zakat dan infak sebagaimana diamanatkan dalam Perbup Nomor 52 Tahun 2023,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Ketua Baznas Garut mengucapkan selamat Milad ke-19 kepada Fagar dan berharap momen ini menjadi pelecut semangat perjuangan bagi seluruh guru honorer di Kabupaten Garut. (Az)
Source Priangan.com
BERITA06/05/2025 | yhl cc Priangan
BAZNAS Dorong Inovasi Silase Ramah Lingkungan
Menjelang musim kurban, tim peternak dari Balai Ternak Bogor melakukan inovasi dalam penyediaan pakan bagi ternak domba. Mereka memanfaatkan limbah batang jagung sebagai bahan utama silase, yaitu pakan fermentasi bergizi yang cocok untuk hewan ruminansia seperti domba. Inovasi ini berhasil dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan pakan sebanyak 150 ekor domba yang dipelihara di balai ternak tersebut.
Pengolahan limbah jagung menjadi silase tidak hanya membantu menekan biaya operasional peternakan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung sistem peternakan yang lebih berkelanjutan. Limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini memiliki nilai guna tinggi sebagai sumber nutrisi ternak. Hal ini sejalan dengan semangat efisiensi dan pengelolaan sumber daya secara bijak.
Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memberdayakan peternak melalui pendekatan yang ramah lingkungan dan berdampak sosial. Dengan memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh, peternak tidak hanya lebih mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial yang harganya cenderung fluktuatif.
Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat mendorong inovasi serupa di berbagai daerah lain, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak jelang Hari Raya Idul Adha. Limbah yang diolah secara tepat terbukti bisa menjadi solusi cerdas dalam mendukung kebutuhan pakan ternak, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kontributor: Yasyfa
Editor: YMK
BERITA06/05/2025 | Yasyfa
HBL Tani Ikan Nila Kang kiki, bantuan Pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Garut
Program Pendayagunaan BAZNAS Kab.Garut dirancang agar memberikan manfaat jangka panjang bagi mustahik penerima manfaat.
Seperti halnya pada usaha HBL Tani Ikan Nila yang sudah melakukan 3 siklus tebar benih dari sejak modal usaha BAZNAS Kab.Garut berikan kepada Kang Kiki selaku pengelola usaha.
Semangat terus Kang Kiki,
dari mustahik berhasil menjadi munfik!
BERITA30/04/2025 | Yusephilms
Harapan Dari Pelosok Pakenjeng: Sulaeman Terima Bantuan Kesehatan Dari Baznas Garut
Garut, rabu 16 April 2025 Baznas Kabupaten Garut dengan sigap menyerahkan bantuan kesehatan kepada Bapak Sulaeman warga Kampung Jaringao Desa Tanjungjaya Kecamatan Pakenjeng, yang menderita penyakit langka di kaki sebelah kanan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Baznas Garut Abdullah Efendi.
Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, Bapak Sulaeman dirawat di rumah Sakit umum dr Slamet Garut. Baznas Garut memberikan bantuan kesehatan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan pengobatan.
Abdullah Efendi menyatakan, “Baznas Kabupaten Garut segera cepat tanggap dalam membantu meringankan biaya berobat Sulaeman. Bantuan kesehatan ini merupakan prioritas bagi penerima manfaat yang kurang mampu secara ekonomi, sebagai upaya untuk meningkatkan kemaslahatan masyarakat Garut.
Baznas Kabupaten Garut terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kesehatan bagi masyarakat yang memerlukan, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Garut juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur—baik muzaki, munfik, maupun mutasodik—yang telah menitipkan dananya melalui BAZNAS. “Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, serta perlindungan dalam rahmat dan karunia-Nya,” Aamiin.
BERITA16/04/2025 | yy cc Jabadar.com
Masjid Rusak, Korban Berjatuhan: BAZNAS Imbau Dukungan untuk Muslim Myanmar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara Muslim di Myanmar yang terdampak gempa bumi dahsyat pada 28 Maret 2025.
Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo tersebut telah menyebabkan lebih dari 3.300 korban jiwa dan lebih dari 5.000 orang luka-luka.
Dampak gempa ini sangat dirasakan oleh komunitas Muslim di Myanmar. Lebih dari 50 masjid dilaporkan mengalami kerusakan, dengan banyak yang runtuh saat jamaah sedang melaksanakan ibadah salat Jumat. Akibatnya, ratusan jamaah meninggal dunia di tempat ibadah mereka.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Pihaknya mengajak umat Muslim Indonesia untuk bersama-sama memberikan dukungan dan bantuan kepada saudara-saudara kita di Myanmar yang sedang mengalami cobaan berat.
"Ini adalah bencana yang sangat memprihatinkan. Banyak saudara sesama Muslim kita kehilangan tempat ibadah, bahkan nyawa mereka. Kami (BAZNAS), mewakili masyarakat Indonesia, merasa terpanggil untuk membantu mereka bangkit kembali," lanjutnya.
Kiai Noor menegaskan, BAZNAS akan segera memulai proses pemulihan, khususnya dalam pembangunan kembali masjid yang rusak. Namun, ia juga menekankan, upaya tersebut akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pascabencana, serta situasi keamanan dan politik di Myanmar yang masih belum sepenuhnya kondusif.
"Sesegera mungkin kami akan mulai membangun kembali sarana ibadah yang hancur. Namun, tentu saja, kami harus menunggu situasi yang lebih kondusif agar prosesnya berjalan dengan aman dan lancar," kata Kiai Noor.
Sebagai langkah awal, BAZNAS telah menerjunkan tim kemanusiaan yang terdiri dari Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana. BAZNAS juga telah mengirimkan 16.000 paket bantuan bagi masyarakat Myanmar seberat 19,7 ton, senilai Rp2,5 miliar.
"Alhamdulillah, tim kemanusiaan BAZNAS yang tergabung dalam Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) telah tiba di lokasi dan langsung bergerak membantu para korban," ujar Noor Achmad.
"Tim Charlie, yang merupakan gabungan dari INASAR, BAZNAS, dan Vertical Rescue, juga telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan melaporkan kondisi terkini guna menentukan langkah tindak lanjut," tambahnya.
Kiai Noor juga mengajak, masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam meringankan beban saudara Muslim di Myanmar. Menurutnya, donasi dan dukungan dari masyarakat akan berperan besar dalam mempercepat pemulihan serta rekonstruksi masjid yang hancur.
"Bantuan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara kita yang tengah menghadapi musibah ini. Semoga kepedulian kita dapat menjadi jalan bagi mereka untuk bangkit kembali," ujarnya.
Mari ikut berkontribusi dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS:
Transfer :
BRI:002501005231307
an. BAZNAS Kabupaten Garut
atau melalui:
Dompet Digital: kabgarut.baznas.go.id/bayarzakat
Informasi lebih lanjut:
Layanan BAZNAS Kab. Garut: 0877 8899 3185 / 0857 9896 2598
Email: [email protected]
BERITA10/04/2025 | yhl cc baznas RI
BAZNAS Kabupaten Garut Hadir untuk Layanan di Posko Mudik Masjid Besar Alun-alun Limbangan
BAZNAS Indonesia Bersama Rumah Sehat BAZNAS dan BAZNAS Kabupaten Garut dirikan Posko Mudik untuk Pemudik di Masjid besar alun-alun Limbangan.
Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik, BAZNAS Indonesia bersama Rumah Sehat BAZNAS dan BAZNAS Kabupaten Garut mendirikan posko mudik di titik strategis. Posko berada di Masjid Besar Alun -alun Limbangan. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung kelancaran perjalanan para pemudik, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat maupun angkutan umum.
Ketua BAZNAS Kabupaten Garut Abdullah Efendi, S.Pd.I., M.E. menyatakan, "Kami ingin memastikan bahwa para pemudik, yang kebanyakan merupakan mustahik, dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, posko ini juga memudahkan para muzaki untuk menunaikan zakat fitrah sebelum Hari Raya Idul Fitri."
Berbagai layanan disediakan di posko mudik ini untuk membantu para pemudik dalam menjalani perjalanan panjang mereka. Layanan tersebut meliputi:
Takjil gratis untuk berbuka puasa
Dapur air untuk menyediakan minuman hangat dan segar
Layanan kesehatan dan pijat gratis bagi pemudik yang kelelahan
Charger handphone untuk memastikan komunikasi tetap lancar
Tempat ibadah agar pemudik dapat menunaikan kewajiban shalat dengan nyaman
Fasilitas lainnya yang dapat menunjang kenyamanan pemudik selama perjalanan
Posko yang didirikan oleh BAZNAS Kabupaten Garut terletak di depan area parkir Masjid Besar Alun -alun Limbangan. Posko ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang memberikan manfaat bagi para pemudik yang melintasi daerah tersebut.
Melalui inisiatif ini, BAZNAS berharap dapat menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat, baik mustahik maupun muzaki. "Kami berharap posko-posko ini dapat membantu pemudik agar tetap sehat, nyaman, dan aman dalam perjalanan mereka menuju kampung halaman. Selain itu, posko ini juga memberikan kesempatan bagi para muzaki untuk menunaikan zakat fitrah mereka dengan lebih mudah," tambah Ketua BAZNAS Kabupaten Garut.
BERITA27/03/2025 | Yusephilms
Optimalkan Penghimpunan ZIS, BAZNAS RI Perkuat Strategi Layanan Muzaki Prioritas di Akhir Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mengembangkan strategi layanan Muzaki Prioritas guna mengoptimalkan penghimpunan zakat nasional. Upaya ini bertujuan menjangkau lebih banyak muzaki dengan pendekatan yang lebih personal dan profesional.
Berbagai strategi diterapkan, mulai dari riset calon donatur, peran account officer, penggunaan tools layanan Muzaki Prioritas, Sapa Muzaki, Muzaki Visit, hingga perlakuan khusus bagi para donatur besar.
Hal tersebut mengemuka dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema "Strategi Layanan Muzaki Prioritas", yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (25/3/2025).
Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Kepala Divisi Muzaki Prioritas BAZNAS RI Hafiza Elvira Nofitariani, dan diikuti oleh seluruh amil BAZNAS seluruh Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan, pentingnya menjalin komunikasi yang erat dengan berbagai Muzaki, baik dari kalangan pengusaha maupun pejabat, guna membangun kepercayaan dan meningkatkan penghimpunan zakat.
Ia mengungkapkan, banyak pengusaha berpotensi menjadi Muzaki Prioritas, namun belum dimaksimalkan.
"Di sejumlah daerah di Indonesia, banyak pengusaha berpotensi menjadi Muzaki Prioritas. Namun, tantangannya adalah mereka telah memiliki lembaga tetap dalam menyalurkan zakatnya. Oleh karena itu, BAZNAS juga mempertimbangkan pendekatan zakat mukoyyad sebagai opsi menarik bagi para Muzaki Prioritas," ujarnya.
"Menjelang akhir Ramadan, kita masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan penghimpunan zakat. Melalui penguatan komunikasi dengan para muzaki, program edukasi zakat, serta kemudahan layanan donasi, kita dapat memaksimalkan potensi zakat yang masih belum tersalurkan," tambah Nadratuzzaman.
Sementara itu, Kepala Divisi Muzaki Prioritas BAZNAS RI Hafiza Elvira Nofitariani menjelaskan, BAZNAS menerapkan Prinsip LAI (Linkage, Ability, Interest) dalam riset muzaki untuk mengidentifikasi dan mengelola calon donatur secara efektif.
"Linkage berarti seberapa erat calon muzaki terhubung dengan BAZNAS, baik secara pribadi maupun melalui lembaga. Sementara itu, Ability mengukur kemampuan finansial calon muzaki untuk berdonasi dan memastikan mereka bisa memberikan sumbangan yang berarti," jelas Hafiza.
"Sementara itu, Interest melihat sejauh mana calon donatur tertarik dan peduli terhadap isu sosial serta program yang dijalankan BAZNAS. Dengan menerapkan prinsip ini, BAZNAS bisa lebih efektif dalam mengumpulkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.
Hafiza mengatakan, strategi layanan prioritas ini merupakan bagian dari upaya fundraising BAZNAS yang memberikan layanan bagi orang-orang dengan nilai zakat yang besar.
"Kami tidak hanya membantu dalam proses pembayaran zakat, tetapi juga memberikan pengalaman penyaluran yang lebih berkesan dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Hafiza.
"Dengan demikian, diharapkan di akhir Ramadhan bisa meningkatkan pengumpulan sehingga akan semakin masyarakat yang membutuhkan terbantu," ucapnya.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Mudik Bahagia Bersama BAZNAS RI, 850 Guru Ngaji dan Marbot Masjid Pulang Kampung Gratis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melepas keberangkatan 850 peserta mudik gratis yang terdiri atas marbot atau pengurus masjid, guru ngaji, guru pesantren atau madrasah, pendakwah, serta pedagang dan pekerja informal di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Sebanyak 17 bus disiapkan untuk mengangkut 850 pemudik dengan dua rute utama, yaitu jalur pantai utara dan selatan. Para pemudik akan menuju 26 kota tujuan di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mudik Bahagia Bersama BAZNAS ini turut didukung oleh Paragon Corp, Wafello, Sucofindo, MERDEKA Copper Gold, Asuransi Jiwa Syariah, Wipol, dan Smart Finance.
Pelepasan peserta mudik dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. bersama Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., Direktur Marketing PT Smart Finance Rifky Kurniawan, Komisaris Independen Asuransi Jiwa Syariah Al Amin Soekotjo Soeparto, Head of Sustainability & Corporate Affairs Unilever Indonesia Wipol Nurdiana Darus, serta Ecosystem Advisor PT. Paragon Technology and Inovation Firdaus Muslim.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan, program ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS dalam memfasilitasi para Ibnu Sabil agar dapat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman pada momen Lebaran.
“Alhamdulillah, pada Lebaran tahun ini, BAZNAS tetap konsisten dalam memfasilitasi para Ibnu Sabil agar dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman," ujar Kiai Noor.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik, kata Kiai Noor, BAZNAS turut menghadirkan pendamping dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB).
"Kami berfokus pada pelayanan kepada para mustahik dan Ibnu Sabil, memastikan mereka mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, serta memungkinkan mereka tetap menjalankan ibadah selama perjalanan,” ucapnya.
Kiai Noor mengungkapkan, pada tahun ini jumlah pemudik meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini, Alhamdulillah, kami dapat meningkatkan jumlah penerima manfaat, meskipun masih terbatas jumlah yang bisa kami bantu,” ujarnya.
“Alhamdulillah, para pemudik mendapat kesempatan dari BAZNAS. Maka dari itu, apa yang telah diberikan oleh para donatur bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga memperkuat hubungan antara mustahik dan BAZNAS. Ini adalah misi suci, misi fisabilillah untuk membantu Ibnu Sabil,” katanya.
Di dalam bus, kata Kiai Noor, akan ada tim dari BAZNAS, RSB, dan BTB untuk memastikan kesehatan serta keamanan peserta terjaga hingga tempat tujuan.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A. menjelaskan, Mudik Bahagia Bersama BAZNAS itu melewati dua rute, yakni jalur pantai utara dan selatan dengan tujuan 26 kota di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewah Yogyakarta.
"Perjalanan mudik bersama BAZNAS mencakup beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Di Jawa Tengah, perjalanan akan melewati Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, dan Solo, kemudian berlanjut ke Demak, Kudus, Pati, dan Rembang," ujar Saidah.
"Selain itu, perjalanan juga mencakup daerah Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, hingga DI Yogyakarta. Sementara itu, di Jawa Timur, perjalanan meliputi Surabaya, Gresik, Lamongan, dan Ngawi, serta berlanjut ke Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Malang," lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu pemudik, Rini Yuliati, asal Depok yang akan mudik ke Pasuruan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari BAZNAS.
Rini mengatakan, untuk mudik ke Pasuruan biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar, terutama untuk transportasi. Setidaknya, ia harus mengeluarkan biaya hingga Rp900 ribu untuk tiga anggota keluarganya. Namun, berkat program mudik gratis dari BAZNAS, keluarganya dapat menghemat biaya.
“Terima kasih kepada para muzaki, Jazakumullahu Khair, serta kepada BAZNAS pusat dan daerah. Semoga Allah membalas dengan rezeki yang luas, kebahagiaan, serta kesuksesan di dunia dan akhirat. Amin,” ujar Rini.
Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc, MA, serta Deputi I Arifin Purwakananta.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Permudah Konsumen Pasar Jaya Berzakat, BAZNAS Bersama KASVLO Luncurkan Fitur Pembayaran ZIS Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama strategis dengan aplikasi kasir dan pencatatan keuangan online, PT Unzyp Solusi Teknologi (KASVLO) untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara digital.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan solusi efisien, aman dan praktis dalam membayar ZIS, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjalankan kewajiban agama dan tindak sosial dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peluncuran fitur baru ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM, President Director PT Unzyp Solusi Teknologi Untag Pranata, dan Director PT Unzyp Solusi Teknologi Fauzi Assegaf, yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Ketua BAZNAS RI, Prof. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kerja sama ini adalah bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan literasi digital mengenai kemudahan akses membayar zakat kepada seluruh masyarakat secara meluas.
"Aplikasi ini sangat luar biasa. Melalui kerja sama dengan KASVLO, masyarakat dapat dengan mudah mengakses zakat secara praktis di berbagai kalangan, terutama di kalangan pedagang PD Pasar Jaya yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia," ujarnya.
Kiai Noor menambahkan, dengan hadirnya fitur ini, BAZNAS selalu siap menghadapi setiap perkembangan teknologi untuk mendukung adanya digitalisasi zakat.
"Kami ingin terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, apalagi di era saat ini yang serba praktis. Sehingga, kami sangat antusias dengan potensi yang dimiliki aplikasi KASVLO untuk membantu masyarakat dengan terobosan yang sangat baik ini," jelasnya.
Secara lebih lanjut, Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi ini dapat menawarkan serta menarik perhatian banyak masyarakat untuk meningkatkan perhimpunan dan ZIS secara nasional.
"Melalui inisiatif ini, KASVLO bersama para mitra pedagang dapat berperan sebagai fasilitator yang memudahkan konsumen yang berbelanja di toko-toko mereka, atau bahkan para muzaki, untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS," lanjutnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM, menyampaikan, BAZNAS melakukan pengumpulan zakat ini melalui tiga pendekatan pelayanan zakat.
"Pertama adalah dakwah zakat, kedua adalah kemudahan layanan informasi tentang zakat, dan ketiga adalah layanan kemudahan zakat. Untuk case aplikasi KASVLO ini semua sudah sesuai dengan tiga prinsip pendekatan BAZNAS dalam menghimpun ZIS," ujar Rizal.
Selanjutnya, Rizal juga mengungkapkan BAZNAS dan KASVLO akan terus melakukan sosialisasi terhadap dua puluh ribu pedagang yang menjadi amil zakat.
"Nanti kita akan membangun edukasi di setiap Pasar Jaya, dan kita akan melakukan sosialisasi mengenai memberikan pelayanan zakat yang baik. Dengan hal ini para konsumen atau muzaki yang datang ke gerai pedagang bisa mendapatkan pelayanan dan nyaman dalam bertransaksi mengenai zakat ini," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, President Director PT Unzyp Solusi Teknologi Untag Pranata, menegaskan bahwa KASVLO telah bekerja sama dengan para pedagang Pasar Jaya untuk menjadi mitra amil zakat yang memfasilitasi masyarakat untuk berzakat dan bersedekah melalui aplikasi KASVLO.
"Sejauh ini, sudah ada dua puluh ribu pedagang Pasar Jaya yang kami ajak bekerja sama sebagai amil zakat. Kami berharap dengan semakin banyaknya pedagang yang menjadi amil zakat, pengumpulan zakat dan sedekah dapat meningkat, terutama di bulan Ramadhan ini. Momentum ini sangat tepat, mengingat adanya zakat fitrah, yang tentunya akan membuat banyak masyarakat mengunjungi pasar," ujarnya.
"Saya harap kerja sama ini dapat terus dilakukan untuk kedepannya, serta teman-teman yang hadir di sini dapat mengajak keluarga, rekan, kerabat, untuk menjajaki aplikasi KASVLO," ujar Untag.
Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat kini dapat menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah dengan cara yang lebih praktis. Berikut tata cara pembayaran melalui KASVLO:
1. Datang ke toko mitra PD Pasar Jaya
2. Pedagang (amil) akan menawarkan layanan zakat, infak dan sedekah
3. Pedagang (amil) akan menyiapkan kode QR aplikasi KASVLO
4. Konsumen (muzaki) dapat melakukan transaksi menggunakan Qris.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Tingkatkan Literasi Zakat, BAZNAS RI Hadirkan Program Imam dan Dai Muda Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan program Imam dan Dai Muda Ramadhan dengan mengirim 52 imam dan dai muda ke sejumlah wilayah Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi serta luar negeri seperti Belanda, untuk meningkatkan literasi tentang zakat.
Program Imam dan Dai Muda Ramadhan BAZNAS bertujuan menyediakan imam dan dai muda di masjid-masjid yang telah dipilih. Mereka akan memimpin ibadah, memberikan kultum, mengadakan kajian interaktif di masjid/musala pedesaan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membina dan mendukung para imam serta dai muda yang memiliki semangat tinggi dalam berdakwah.
"Mereka adalah generasi penerus yang akan membawa cahaya ilmu dan nilai-nilai Islam ke pelosok negeri, terutama ke daerah-daerah yang membutuhkan pembinaan keagamaan lebih intensif," ujar Saidah di Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Menurut Saidah, keberadaan para imam dan dai muda ini sangat penting, tidak hanya dalam membimbing umat dalam ibadah, tetapi juga dalam membangun kesadaran sosial, mengajarkan nilai-nilai toleransi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
"Mereka akan menjadi pelita yang menerangi umat, memberikan pencerahan melalui ceramah, kajian, dan bimbingan spiritual selama bulan Ramadhan," ucap Saidah.
Selain itu, imbuh Saidah, program ini juga menjadi bentuk pemberdayaan bagi para dai muda agar mereka mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mengasah kemampuan dakwah, serta memperluas wawasan keislaman mereka melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
"Semoga kehadiran 52 imam dan dai muda ini membawa manfaat yang besar bagi umat, serta semakin memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan di tengah masyarakat," jelasnya.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Safari Ramadhan BAZNAS RI-MUI Himpun Infak Kemanusiaan Palestina Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengadakan kegiatan Safari Ramadhan Membasuh Luka Palestina 2025, dengan menghasilkan bantuan kemanusiaan sebanyak Rp2 miliar.
BAZNAS juga menerima bantuan kemanusiaan yang diberikan MUI untuk membantu Palestina. Bantuan secara simbolis itu diberikan Waketum MUI KH Marsudi Syuhud, sebesar Rp1.776.970.008 diserahkan saat penutupan Safari Ramadhan 2025 di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan di 225 titik tersebut berhasil mengumpulkan donasi untuk membantu Palestina mencapai Rp2.174.681.947.
"Para ulama Palestina tersebut melakukan Safari Ramadhan Membasuh Luka Palestina di 225 titik di enam provinsi di Indonesia yaitu Sumatra Utara, Riau, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Barat," ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk membantu Palestina. Dia menceritakan pertemuan dengan Penasihat Presiden Palestina sekaligus Menteri Kehakiman untuk Urusan Agama Palestina, Mahmoud al-Habbash, yang berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu.
"Kita kemarin didatangi oleh Syeikh Mahmoud al-Habbash yang ditunjuk oleh Presiden Palestina untuk melakukan konsolidasi dan penguatan bantuan," ucap Kiai Noor.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mo Mahdum yang juga Ketua Satgas Palestina ini menegaskan, BAZNAS RI akan menyalurkan bantuan melalui lembaga-lembaga resmi yang ditunjuk secara langsung oleh Presiden Palestina.
"Semua untuk Palestina, tentu saja, kita berharap nantinya membangun kampung Indonesia di Palestina, khususnya Gaza," katanya.
Safari Ramadhan 2025 berlangsung pada 5-24 Maret 2025 dengan melibatkan enam ulama dari Palestina yakni Syeikh Mahmoud Shiyam, Syeikh Ahmad Hussain, Syeikh Umar Abdullah, Syeikh Hasan Abu Thoha, Syeikh Yusuf Al-Mudallal, dan Syeikh Ali Issa Mousa.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Pesantren Jalan Cahaya BAZNAS Hadirkan Dakwah Inklusif untuk Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali melaksanakan program Pesantren Jalan Cahaya sebagai bentuk komitmen dalam memberikan dakwah dan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.
Program Pesantren Jalan Cahaya ditujukan untuk 1500 penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara yang tersebar di beberapa pondok pesantren dan komunitas di Jabodetabek.
Dalam kesempatan ini BAZNAS bekerja sama dengan Majelis Ta'lim Tuli Indonesia (MTTI) dan diikuti oleh 100 peserta, yang sebagian besar merupakan saudara-saudara tuli yang mendalami ilmu agama, berlangsung di Jakarta Selatan.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, adanya Pesantren Jalan Cahaya ini dapat menghadirkan berbagai kajian agama yang telah disesuaikan dengan kebutuhan peserta disabilitas sensorik.
"Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan pembelajaran mengenai akhlak, fiqih, serta pembelajaran Al-Qur'an isyarat. Hal ini menjadi fokus BAZNAS dalam memberdayakan komunitas disabilitas agar dapat memperdalam ilmu agama dengan mudah dan efektif," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Saidah juga menegaskan, pesantren ini bukan hanya ruang belajar saja, melainkan menjadi jembatan menuju pemahaman agama yang lebih untuk saudara-saudara tuli.
"Kami berharap kedepannya program ini dapat memperdalam spiritualitas bagi para peserta, serta dapat menciptakan lingkungan keagamaan yang ramah bagi semua kalangan," ujarnya.
"BAZNAS percaya betul, setiap insan berhak mendapatkan akses terhadap ilmu agama, termasuk mereka yang keterbatasan fisik. BAZNAS kan terus perkuat langkah untuk menjadikan program ini sebagai dakwah yang memiliki peran untuk saudara-saudara tuli," ucapnya.
Sebagai bentuk dukungan, BAZNAS menyalurkan bantuan secara simbolis kepada Majelis Ta’lim Tuli Indonesia (MTTI), berupa 100 Paket Ramadhan Bahagia. Serta, memberikan bantuan pemberdayaan dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.
Program Pesantren Jalan Cahaya merupakan wujud keseriusan BAZNAS dalam memastikan setiap individu untuk dapat merasakan manfaat yang sebesar-besarnya. Dengan mengusung tema "Menyinarikan Hati dan Menebar Ilmu", BAZNAS berharap dapat membuka lebih banyak pintu kesempatan bagi penyandang disabilitas sensorik untuk terlibat alam kehidupan keagamaan.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Entaskan Kemiskinan di Indonesia, BAZNAS RI Sukses Salurkan Rp24 Miliar Sedekah Konsumen Alfa Group
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah sukses menyalurkan dana Sedekah Konsumen dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), dan PT Sumber Indah Lestari Tbk (Dan+Dan), yang tergabung dalam Alfa Group dengan total sebesar Rp24,3 miliar melalui empat program unggulan dalam Bidang Kemanusiaan, Bidang Pendidikan dan Dakwah, Bidang Kesehatan, dan Bidang Ekonomi, sebagai wujud komitmen dalam mengupayakan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Adapun sebaran wilayah penyaluran Sedekah Konsumen Alfa Group untuk periode Januari-Desember 2024 ini tersebar di 24 Provinsi, 96 Kabupaten/Kota di selurih Indonesia dengan total penerima manfaat sebanyak 72.924 jiwa.
Hal tersebut mengemuka pada acara Public Expose Sedekah Konsumen Alfamidi yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta (25/3/2025). Turut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwa MA., Pimpinan BAZNAS bidang Perencanaan Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., Direktur PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), Afid Hermeily, SH., MH., Direktur PT Sumber Indah Lestari Tbk (Dan+Dan), Herman Widjaya, serta Presiden Direktur Lintas Tangguh Anugrah Julita R. Arif.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., mengucapkan terima kasih kepada para konsumen Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan yang telah menyumbangkan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk membantu menyejahterakan masyarakat Indonesia.
"Alhamdulillah, ini merupakan kolaborasi yang luar biasa antara BAZNAS dengan Alfa Group, sehingga kita dapat menyalurkan sedekah konsumen sebesar 24 miliar dalam berbagai program bantuan untuk masyarakat di seluruu Indonesia," kata Prof Noor.
Prof Noor menyoroti bagaimana kolaborasi antara BAZNAS dan Alfa Group dalam memfasilitasi konsumen untuk bersedekah telah membuktikan bahwa nilai uang kembalian yang dianggap kecil jika dikumpulkan dan dikelola dengan amanah dapat menjadi hal-hal besar.
“Kita dapat melihat, sedekah konsumen Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan yang telah dikumpulkan dari uang kembalian konsumen yang mungkin cuma seratus rupiah itu ternyata memiliki manfaat yang luar biasa untuk keberlangsungan hidup meraka yang membutuhkan,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor berharap, akan semakin banyak perusahaan yang mencontoh sinergi antara BAZNAS dengan Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan ini, sehingga akan meningkatkan potensi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), juga akan sangat membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., menyampaikan BAZNAS telah menyalurkan sedekah konsumen Alfamidi, Alfamart, Dan+Dan melalui berbagai program.
"Di bidang kemanusiaan, BAZNAS telah menyalurkan bantuan program kebencaanaan, Evakuasi dan Pencarian Korban, Dapur Umum, Dapur Air, Air Bersih, Aksi Resik, Layanan Dukungan Psikososial (LDP), Distribusi Hygent Kit dan Baby Kit, Membuat Jembatan Darurat dan Pipanisasi, Penyaluran Pakaian Layak Pakai, Masker, Terpal dan Alas Tidur, dan Membangun Hunian Sementara (Huntara) di wilayah bencana," jelasnya.
Sementara di bidang pendidikan dan dakwah, lanjut Saidah, BAZNAS menyalurkan bantuan melalui Beasiswa Pendidikan Filantropi, Rehabilitasi TPQ Al-Islam Raja Ampat, Cetak Al-Qur’an, hingga bantuan cek kesehatan mata dan kacamata gratis untuk 10.000 siswa sekolah di seluruh Indonesia.
“Adapun di bidang kesehatan, BAZNAS telah memberikan layanan kesehatan, Program Sedekah Kurban Paket Gizi Nusantara 2024, Rumah Sehat BAZNAS (RSB), yang tersebar di sejumlah titik lokasi wilayah yang membutuhkan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Saidah juga memaparkan penyaluran BAZNAS pada bidang ekonomi, dengan memberikan bantuan usaha warung kecil (Zmart), pengadaan 1 unit mesin pengolahan biji kopi (Lumbung Pangan), intergated farming system (Lumbung Pangan), bantuan usaha pengolahan pakan (Lumbung Pangan), Bantuan Usaha Microfinance Masjid (BMM), hingga bantuan usaha warung kopi (ZCoffe).
“Kami ucapkan terima kasih kepada Alfamidi, Alfamart, DAN DAN dan seluruh konsumennya yang telah turut berpartispasi dalam hal kebaikan. Karena dari sedekah konsumen ini baik BAZNAS ataupun Alfamidi, Alfamart, DAN DAN telah melakukan suatu perubahan yang besar dalam membantu menyejahterakan masyarakat. Mudah-mudahan kolaborasi dalam hal kebaikan dapat panjang umurnya dan akan terus berlanjut,” ucap Saidah.
Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., mewakili Alfa Group menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh konsumen yang turut mengambil peran dalam program Sedekah Konsumen Alfamidi, Alfamart, dan DAN+DAN.
"Terima kasih kami kepada BAZNAS dan para konsumen, kita bisa lihat lewat laporan tadi, begitu banyak program bantuan yang diwujudkan berkat sedekah para konsumen sehingga dapat membantu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang membutuhkan, saya hitung tadi lebih dari 72.000 penerima manfaat, ini luar biasa," ucap Solihin.
Menurutnya, penyaluran sedekah konsumen Alfa Group yang dikelola oleh BAZNAS sudah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan dapat membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Atas nama manajemen, kami mewakili Alfa Group, Alfamart, Alfamidi dan Dan+Dan kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini, dan kami bangga bekerja sama dengan BAZNAS, selama dua setengah tahun bekerja sama dengan BAZNAS, kami percaya bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi ini jelas mempertanggungjawankan secara terbuka, dana yang dihimpun dan disalurkan, kami akan terus memperkuat kerja sama ini kedepannya,” ucapnya.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
BAZNAS RI Berikan Trauma Healing untuk Pengungsi Anak Palestina Penderita Kanker di Yordania
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Trauma Healing dengan tema “Peaceful Soul” memberikan pendampingan psikososial bagi 100 anak penderita kanker pengungsi Palestina di Yordania.
Program yang diselenggarakan di King Hussein Cancer Foundation and Center (KHCC) di Aman, Yordania, ini bekerja sama dengan PPI Dunia dan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) Yordania. Kegiatan Trauma Healing ini diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan, seperti menggambar, bermain, serta sesi motivasi. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, menyampaikan, program ini hadir untuk memberikan harapan dan kebahagiaan bagi anak-anak Palestina yang mengalami penderitaan akibat perang dan penyakit yang mereka alami.
"Anak-anak Palestina, khususnya mereka yang sedang berjuang melawan kanker, tidak hanya membutuhkan pengobatan medis tetapi juga dukungan psikologis. Melalui trauma healing ini, kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk kembali tersenyum dan merasa aman meskipun berada di pengungsian," ujar Mo Mahdum dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
"Konflik berkepanjangan telah merampas masa kecil mereka. Oleh karena itu, BAZNAS ingin memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan untuk tumbuh dengan harapan," lanjutnya.
Mahdum menegaskan, BAZNAS akan terus berkontribusi dalam meringankan penderitaan rakyat Palestina, baik dalam bentuk bantuan medis, pendidikan, maupun dukungan psikososial seperti trauma healing ini.
"Kami percaya bahwa zakat bukan hanya tentang bantuan ekonomi, tetapi juga tentang kepedulian sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, BAZNAS akan terus hadir untuk mereka yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara kita di Palestina," jelas Mahdum.
Mahdum juga mengapresiasi kolaborasi dengan berbagai pihak yang turut membantu dalam pelaksanaan program ini.
"Kami berterima kasih kepada mitra kami, PPI Dunia dan HPMI Yordania, yang telah mendukung program ini. Sinergi ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap Palestina dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja," katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung berbagai program kemanusiaan BAZNAS bagi Palestina.
"Setiap donasi yang diberikan memiliki dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita terus berbagi kebaikan agar semakin banyak anak-anak Palestina yang mendapatkan harapan baru," tutupnya.
Salah satu Ahmad (10), seorang anak Palestina penderita kanker dari Gaza Utara, mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti kegiatan ini.
"Saya senang sekali bisa bermain dan tertawa lagi bersama teman-teman. Rasanya seperti kembali ke rumah," ucap Ahmad dengan mata berbinar.
Ia juga berharap bisa segera sembuh dan kembali ke Palestina.
"Saya ingin cepat sembuh dan pulang ke rumah. Terima kasih kepada semua orang yang peduli dengan kami," tambahnya.
Aksi trauma healing ini menjadi salah satu langkah nyata BAZNAS dalam memberikan harapan bagi anak-anak Palestina yang sedang berjuang melawan kanker. Di tengah keterbatasan dan kesedihan akibat konflik, kehangatan dan perhatian dari berbagai pihak menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus bertahan.
BERITA26/03/2025 | yhl cc baznas RI
Sasar Generasi Muda, BAZNAS RI Bersama Flip Manfaatkan Teknologi Digital Permudah Layanan ZIS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Aplikasi Flip, sebuah platform teknologi finansial, meluncukan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan memanfaatkan teknologi digital, untuk memudahkan generasi muda menunaikan ZIS secara cepat, aman, dan transparan.
Peluncuran program tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., serta CEO dan Founder Flip Rafi Putra Arrian, beserta jajaran, yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
"BAZNAS terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah. Kolaborasi dengan Flip ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, terutama generasi muda dan masyarakat urban, dalam menunaikan kewajiban mereka dengan lebih mudah dan efisien," ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, dengan hadirnya layanan ini, BAZNAS semakin siap dalam menghadapi tren digitalisasi zakat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap Muslim dapat menunaikan zakat dengan praktis, aman, dan sesuai syariat. Kemitraan dengan Flip menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan ZIS digital yang terpercaya dan terintegrasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menekankan pentingnya kolaborasi dengan platform teknologi finansial dalam meningkatkan penghimpunan dana ZIS secara nasional.
"Dengan semakin mudahnya akses pembayaran zakat dan sedekah, kami optimistis penghimpunan dana ZIS akan meningkat, sehingga lebih banyak mustahik yang bisa mendapatkan manfaat dari dana zakat," katanya.
"Setiap dana yang masuk ke BAZNAS melalui Flip akan dikelola dengan prinsip 3A: Aman Syar`i, Aman Regulasi, dan Aman Konstitusi. Dengan demikian, para muzaki bisa tenang karena dana mereka benar-benar tersalurkan kepada yang berhak," tuturnya.
Kiai Noor berharap, kerja sama ini menjadi langkah besar dalam memperluas jangkauan zakat dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Sementara itu, CEO dan Founder Flip, Rafi Putra Arriyan menambahkan, "Sebagai platform pembayaran digital yang telah dipercaya oleh lebih dari 15 juta pengguna, Flip berkomitmen untuk memberikan solusi finansial yang tidak hanya memudahkan transaksi sehari-hari, tetapi juga mendukung kebaikan sosial. Kolaborasi ini sejalan dengan visi Flip untuk menyediakan layanan keuangan yang fair dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat."
Berdasarkan data internal Flip, fitur "Beramal Bersama Flip" mengalami peningkatan transaksi sebanyak dua kali lipat dalam satu tahun terakhir. Peningkatan signifikan juga terjadi pada bulan Ramadan, di mana volume donasi meningkat hingga 1,5 kali lipat dibandingkan bulan biasa. Data ini menunjukkan antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, dalam memanfaatkan platform digital untuk berdonasi secara aman dan efisien.
"Ke depan, kami berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan BAZNAS dalam berbagai bentuk layanan lainnya. Kami juga melihat potensi besar untuk menjangkau masyarakat Indonesia di luar negeri, seiring dengan hadirnya fitur remitansi Flip yang saat ini telah digunakan oleh pengguna internasional. Dengan kolaborasi yang semakin luas, kami optimis dapat membawa dampak social yang lebih besar melalui teknologi," tutup Rafi.
Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat kini dapat menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah dengan cara yang lebih praktis. Berikut tata cara pembayaran melaui Flip:
1. Buka Aplikasi Flip
2. Pilih Menu beramal di flip
3. ?Pilih Zakat/Sedekah
4. Pilih BAZNAS
5. Masukkan Nominal
6. klik Bayar
7. Konfirmasi dan Lakukan Pembayaran
BERITA25/03/2025 | yhl cc baznas RI
BAZNAS RI, Kemenag, dan LAZ Perkuat Pendidikan melalui Program Beasiswa Zakat Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) untuk pelaksanaan Program Beasiswa Zakat Indonesia, yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan 17 Lembaga Amil Zakat (LAZ). Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam pemberian beasiswa melalui pengelolaan zakat di bidang pendidikan.
Turut hadir Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Achmad, MA., Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Ruchman Basori, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Bapak Prof. Dr. H. Waryono, S.Ag., M.Ag., serta 17 ketua Lembaga Amil Zakat.
Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. menyampaikan, program ini adalah wujud nyata dari komitmen bersama untuk mewujudkan visi yang lebih besar, yaitu memperbaiki kualitas hidup umat melalui pemanfaatan zakat. Beliau menegaskan bahwa strategi pengelolaan zakat harus lebih berkembang dan tidak hanya berhenti pada kewajiban 2,5 persen zakat yang selama ini dikenal.
“Zakat bukan hanya tentang angka, tetapi bagaimana kita menyatukan strategi, melakukan pemetaan kemiskinan, dan memastikan kebermanfaatan zakat untuk umat,” ujar Prof. Nasaruddin di dalam Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Dalam kesempatan ini, beliau juga menekankan pentingnya pendekatan strategis dalam menyelesaikan berbagai tantangan kemiskinan, baik itu kemiskinan struktural, kultural, maupun natural. Serta, menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang lebih efektif dan efisien, mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kemiskinan struktural yang muncul karena kurangnya akses terhadap modal dan kesempatan harus menjadi perhatian utama kita. BAZNAS dan LAZ diharapkan dapat melakukan pemetaan yang lebih baik untuk memastikan dana zakat digunakan dengan tepat sasaran. Kita harus mengedepankan konsep zakat yang lebih luas, termasuk infak, wakaf, dan sedekah, untuk memperkaya strategi pengentasan kemiskinan. Zakat tidak bisa hanya berfokus pada angka, namun harus memiliki dampak yang nyata pada masyarakat,” ujarnya
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif yang luar biasa ini dalam mengkoordinasikan pemberian beasiswa kepada mereka yang berhak menerima, khususnya anak-anak yang membutuhkan pendidikan.
“Program Beasiswa Zakat Indonesia (BZI) merupakan langkah strategis untuk memperkuat upaya kita dalam membangun generasi masa depan yang cerdas dan bermanfaat bagi umat,” ujar Kiai Noor.
Selanjutnya, Kiai Noor menegaskan, setiap organisasi LAZ memiliki peran penting untuk memajukan kemashlahatan umat. Menurutnya, LAZ yang sebelumnya memiliki kriteria dan pandangan berbeda kini menyatukan visi dan misi bersama.
“Masing-masing LAZ memiliki kriteria dan pendekatan yang berbeda dalam memilih calon penerima manfaat. Oleh karena itu, saat ini adalah momentum yang sangat tepat untuk menyatukan visi dan misi kita, agar program BZI ini dapat berjalan dengan baik, efektif, dan tepat sasaran. Ini adalah kesempatan emas kita untuk menyatukan langkah, kita sebut saja ini Nahalul Qadr,” ujarnya.
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, menyampaikan, adanya kerja sama antara BAZNAS dan LAZ lainnya, berharap akan terus berupaya untuk memperbaiki sistem pendidikan dengan berbagai jenis program beasiswa yang terorganisir dengan baik.
“Beasiswa ini akan dikelola dengan sistem yang terorganisir, dengan prosedur seleksi yang jelas dan tata cara yang sudah ditentukan. Hari ini, kita bersatu untuk mengintegrasikan mereka yang layak menerima beasiswa ini, yang tentunya bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga merupakan usaha nyata untuk meningkatkan prestasi anak-anak kita dalam pendidikan dan mobilitas sosial mereka,” ujarnya.
Adapun 17 Lembaga Amil Zakat yang turut menandatangi MoU, di antaranya, Dompet Dhuafa, LAZ IZI, LAZ Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat, LAZ Yayasan Baitulmaal BRIlian, LAZ Nurul Hayat, LAZ LMI Ukhuwah, Rumah Zakat, LAZISMU, LAZ BMH, LAZ Yayasan Kesejahteraan Madani, LAZ Rumah Amal, LAZ Sahabat Yatim, Salam Setara, LAZ Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, LAZ Panto Yatim Al Fajr, LAZ Wahdah Inspirasi, dan LAZ Yayasan Abulyatama.
BERITA25/03/2025 | yhl cc baznas RI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Garut.
Lihat Daftar Rekening →