Berkah Milad BAZNAS ke-25, BAZNAS Garut Salurkan Bantuan Program Garut Sehat
21/01/2026 | Penulis: Yusephilms
millad ke 25 BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut memperingati Milad ke-25 dengan melaksanakan penyaluran bantuan melalui Program Garut Sehat, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Baznas Garut dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Peringatan Milad berlangsung khidmat dan sarat makna. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Asisten Daerah I Bambang Hafidz, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Hj. Mekarwati, perwakilan MUI Yusup Sapari, jajaran pimpinan Baznas Garut, para penerima manfaat, serta unsur terkait lainnya.
Momentum Milad ke-25 ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan Baznas selama seperempat abad, tetapi juga sebagai penguatan peran zakat dalam mendukung pembangunan sosial di Kabupaten Garut.
Melalui Program Garut Sehat, Baznas Garut menyalurkan berbagai bantuan kesehatan, antara lain kaki palsu, kursi roda, pembiayaan BPJS Kesehatan, serta bentuk dukungan layanan kesehatan lainnya. Program ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi kontribusi Baznas Garut yang dinilai konsisten dan responsif dalam membantu masyarakat.
“Alhamdulillah, Baznas Kabupaten Garut telah banyak berperan dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bantuan yang cepat dan tanggap. Saat terjadi bencana, Baznas selalu hadir dan bergerak sigap,” ujarnya.
Ia juga menilai pengelolaan dana zakat oleh Baznas Garut telah dilakukan secara profesional dan akuntabel.
“Baznas Garut kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini menunjukkan kesungguhan Baznas dalam menjalankan amanah,” tambahnya.
Bupati berharap peran Baznas ke depan semakin diperkuat, mengingat Baznas merupakan lembaga resmi yang didukung pemerintah. Ia mengimbau agar penyaluran zakat tidak hanya bersumber dari ASN, tetapi juga dari kalangan pengusaha dan masyarakat umum.
“Potensi zakat di Garut masih sangat besar dan perlu dikelola secara terarah melalui Baznas,” jelasnya.
Selain itu, ia menyoroti tingginya jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Garut yang mencapai hampir 3 persen dari total penduduk. Menurutnya, persoalan tersebut memerlukan sinergi berbagai pihak, termasuk peran Baznas.
Sementara itu, Ketua Baznas Garut Abdulah Efendi mengungkapkan tantangan dalam penghimpunan zakat, khususnya karena masih banyak muzakki yang menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik.
“Dalam syariat, zakat sebaiknya disalurkan melalui amil agar pengelolaannya lebih terstruktur dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Baznas Garut berencana menggandeng MUI untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Pengelolaan zakat oleh Baznas lebih efektif dan efisien, serta membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan sesuai dengan amanat Undang-Undang,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Garut menyalurkan bantuan berupa sembilan unit kaki palsu, dua unit kursi roda, serta aktivasi BPJS Kesehatan bagi 22 penerima manfaat.
Abdulah Efendi juga menyampaikan bahwa pada Desember 2025 pihaknya fokus menyelesaikan laporan keuangan yang diserahkan kepada Bupati Garut dan Baznas Provinsi, serta menjalani proses audit oleh Kantor Akuntan Publik.
“Alhamdulillah, hasil audit dari Auditor Syariah Inspektorat Jenderal Kemenag menyatakan Baznas Garut bebas dari temuan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dari lima pimpinan Baznas Garut saat ini, empat orang akan mengakhiri masa jabatan pada tahun 2026 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, dengan masa jabatan berakhir pada 16 November 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Garut dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga kepengurusan selanjutnya dapat lebih optimal dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat. Saat ini Baznas Garut juga telah masuk dalam SIPD RPJMD dengan fokus pada tiga misi utama, yakni penanggulangan kemiskinan, penguatan kesalehan sosial, dan kebencanaan,” pungkasnya.
Menutup sambutannya, Ketua Baznas Garut menyampaikan apresiasi dan doa kepada seluruh muzakki, baik ASN, perusahaan, maupun perorangan.
“Semoga Allah SWT membalas dengan pahala berlipat, serta menjadikan harta yang dimiliki penuh keberkahan dan kesucian,” tutupnya.
Berita Lainnya
Pengumuman 10 Besar Hasil Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031
Provinsi Jawa Barat Raih Peringkat Pertama Kategori Zakat, Infak, dan Sedekah pada Anugerah Adinata Syariah 2026
Tanggap Bencana Keracunan Makanan: Bupati Garut dan BAZNAS Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Korban
BAZNAS Kabupaten Garut Salurkan Bantuan kepada 52 Penerima Manfaat di Tarogong Kidul dan Karangpawitan
Dukung Pemberdayaan Ekonomi, BAZNAS Kabupaten Garut Salurkan Program Garut Makmur untuk 40 Pedagang di Tarogong Kaler
Resmi! 20 Calon Pimpinan BAZNAS Garut Lolos Seleksi CAT dan Makalah
Bantuan Modal Usaha BAZNAS Garut Bangkitkan Semangat Pedagang Tahu Bulat Korban Kebakaran
BAZNAS Kabupaten Garut Salurkan Bantuan Kebutuhan Hidup Sehari-hari bagi Mustahik
Terapkan Prinsip Akuntabel, 24 Calon Pimpinan BAZNAS Garut Ikuti Uji Kompetensi
BAZNAS RI Pertahankan Top Brand Award 2026, Kian Kokoh sebagai Lembaga Zakat Tepercaya
BAZNAS Garut Tetapkan Zakat Fitrah Rp40.500 dan Fidyah Rp30.000 per Hari untuk 1447 H
BAZNAS Kabupaten Garut Bantu Meringankan Tunggakan BPJS Kesehatan Melalui Program Garut Sehat
BAZNAS Kabupaten Garut Kembali Raih Opini WTP, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan ZIS
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Periode 2026-2031
BAZNAS Garut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor di Bandung Barat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Garut.
Lihat Daftar Rekening →