Wakil Bupati Garut Dorong Optimalisasi Zakat ASN Melalui Baznas
24/03/2025 | Penulis: yhl cc harianpedia.com
Wakil Bupati Garut bersama Pimpinan BAZNAS
GARUT, Tarogong Kidul – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menggelar pertemuan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, di Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/3/2025). Pertemuan ini membahas optimalisasi zakat penghasilan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Garut.
Pertemuan yang dihadiri Ketua Baznas dan Kepala Bagian Kesra Setda Garut beserta jajaran ini juga menyoroti program unggulan Baznas, seperti Garut Cerdas, Garut Sehat, Garut Taqwa, Garut Peduli, dan Garut Makmur.
Dalam pertemuan ini, Putri Karlina menekankan pentingnya pemanfaatan zakat dari ASN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia mengajak seluruh perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga anggota DPRD Kabupaten Garut untuk lebih aktif dalam menyalurkan zakat dengan maksimal.
“Untuk ini kita membutuhkan sumber daya untuk pembangunan masyarakat. Saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Garut yang membutuhkan bantuan dari kita,” ujar Putri Karlina.
Ia juga mengimbau agar ASN dan masyarakat yang telah memenuhi syarat segera menunaikan zakat sebesar 2,5% dari pendapatannya melalui Baznas yang telah dipercaya langsung oleh pemerintah daerah maupun pusat.
“Mari bangun Garut dengan kemampuan kita untuk membantu bersama, jangan lupa zakat harian, tidak hanya zakat hari raya tapi harus dengan zakat kekayaan atau dari zakat dari pendapatan kita sehari-hari,” tambahnya.
“Potensi Zakat ASN Capai Rp1,8 Miliar*
Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, mengungkapkan bahwa zakat penghasilan ASN di lingkungan Pemkab Garut masih belum optimal. Dari sekitar 18 ribu ASN, potensi zakat penghasilan mencapai Rp1,8 miliar, namun realisasi saat ini baru sekitar Rp900 juta.
“Potensinya paling banyak adalah di warga pendidikan, di lingkungan Dinas Pendidikan karena kebanyakan PNS itu baik PPPK ataupun PNS itu di wilayah pendidikan yaitu Guru SD dan Guru SMP,” jelas Abdullah.
Selain itu, ia juga menyoroti sektor kesehatan, seperti tenaga medis dan paramedis di RSUD dr. Slamet maupun Dinas Kesehatan, yang kontribusinya terhadap zakat masih belum optimal.
Abdullah menambahkan, program Baznas seperti Garut Cerdas dan Garut Sehat masih menghadapi kendala dalam penghimpunan dana. Oleh karena itu, ia berharap Pemkab Garut dapat lebih aktif mendorong optimalisasi zakat ASN.
“Mudah-mudahan, program-program ini bisa sinergi dengan kebijakan Pemda Garut sehingga nanti kita bisa bersinergi dengan antara BAZNAS dengan Pemda Garut,” pungkasnya.
Berita Lainnya
Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam Penanggulangan Kemiskinan
BAZNAS Salurkan 55.000 Paket Pangan untuk Ringankan Krisis di Gaza
BAZNAS Kabupaten Garut Salurkan Ambulance Hasil Program Kupon Infaq Ramadhan 1446 H
Berkah Milad BAZNAS ke-25, BAZNAS Garut Salurkan Bantuan Program Garut Sehat
BAZNAS Garut Apresiasi Juara MTQ: Dukungan Nyata untuk Pejuang Al-Qur’an dan Teladan ASN dalam Berzakat
Senyum Baru untuk Aldo, Penerima Bantuan Alat Kesehatan
BAZNAS Garut Bantu Guru Honorer Disabilitas Rintis Usaha Kecil
BAZNAS Garut Salurkan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Kasih Tanpa Batas: Mak Uti, Penopang Hidup Mak Iah di Senja Usia
Laporan Penyaluran Program BAZNAS Kabupaten Garut Semester 1 Tahun 2025
monitoring Program RTLH BAZNAS-TNI Dilaksanakan di Tiga Kecamatan Kabupaten Garut
Penghargaan dan Santunan untuk Pejuang Kemerdekaan
Safari Ramadan 2026 Dimulai di Samarang, BAZNAS Kabupaten Garut Salurkan Paket Sembako
14 Hari Ikhtiar, Langkah Baru Dimulai
BAZNAS Garut Tetapkan Zakat Fitrah Rp40.500 dan Fidyah Rp30.000 per Hari untuk 1447 H

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Garut.
Lihat Daftar Rekening →