WhatsApp Icon
Pengumuman 10 Besar Hasil Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031

GARUT — Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031 secara resmi mengumumkan hasil seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor: 30/TIMSEL-BAZNAS/IX/2026 dan merujuk pada Berita Acara Hasil Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031 Nomor 29/TIMSEL-BAZNAS/IX/2026 tanggal 3 September 2026.

Berdasarkan hasil seleksi, sebanyak 10 pendaftar dinyatakan LULUS Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031, yaitu:

  1. Jayadi Supriyadin
  2. Arif Ulumudin
  3. Rofiq Azhar
  4. Iin Munawaroh
  5. Irfan Faisal Hadi
  6. Aceng Irpan Naufal
  7. Ginan Al As'ari
  8. Rd. Aas Kosasih S.Ag., M.Si.
  9. Djudju Nuzuluddin
  10. Mochammad Aap Saprudin

Kelengkapan Dokumen

Seluruh pendaftar yang namanya tercantum dalam pengumuman diwajibkan menyampaikan secara langsung beberapa dokumen, meliputi:

  1. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2. Asli surat keterangan sehat jasmani dan rohani yang dilengkapi dengan hasil medical check up dari dokter pada rumah sakit pemerintah;
  3. Asli surat pendaftaran dan surat pernyataan.

Dokumen tersebut disampaikan secara langsung kepada Sekretariat Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031, beralamat di Jalan Pembangunan No. 185, Garut.

Untuk informasi dan koordinasi, Sekretariat Tim Seleksi dapat dihubungi melalui contact person 081122810999 (Lipi Ahmad).

Tahapan Selanjutnya

Hasil seleksi selanjutnya akan diusulkan oleh Tim Seleksi kepada Bupati Garut untuk kemudian disampaikan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia guna mendapatkan pertimbangan.

Selanjutnya, calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031 yang telah mendapat pertimbangan dari BAZNAS Republik Indonesia akan ditetapkan sebagai Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut melalui Keputusan Bupati Garut, yang akan disampaikan pada tahap berikutnya.

Pengumuman ini ditandatangani di Garut, 4 September 2026 oleh Ketua Tim Seleksi, Drs. H. Bambang Hapid Arifin, M.Si.

 

BAZNAS Kabupaten Garut berkomitmen mendukung seluruh tahapan proses seleksi agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan ketetapan yang berlaku, sebagai bagian dari upaya menghadirkan kepemimpinan BAZNAS yang amanah dan profesional dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Garut.

04/09/2026 | Kontributor: Yusephilms
Resmi! 20 Calon Pimpinan BAZNAS Garut Lolos Seleksi CAT dan Makalah

GARUT, BAZNAS – Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut Masa Kerja 2026–2031 mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Tes Pengetahuan Dasar (CAT) dan Penulisan Makalah. Berdasarkan Pengumuman Nomor: 22/TIMSEL-BAZNAS/VIII/2026, sebanyak 20 peserta dinyatakan LULUS dan berhak melaju ke tahapan selanjutnya.

Ketua Tim Seleksi, Drs. H. Bambang Hapid Arifin, M.Si., menyampaikan bahwa penetapan ini merujuk pada Berita Acara Hasil Seleksi Kompetensi Nomor 21/TIMSEL-BAZNAS/VIII/2026.

Para peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Wawancara yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Selasa, 1 September 2026

Waktu: Pukul 08.00 WIB s.d. Selesai

Tempat: Hotel Harmoni Garut, Jl. Cipanas Baru No. 78, Tarogong Kaler, Garut

Ketentuan: Peserta wajib hadir 60 menit sebelum jadwal wawancara, mengenakan pakaian batik lengan panjang, serta membawa Kartu Tanda Pendaftar (dicetak dari laman SIMZAT) dan KTP.

Daftar 20 Peserta Lulus Seleksi Kompetensi & Jadwal Wawancara:

No Nama Peserta Jadwal Wawancara (Selasa, 1 Sept 2026)
1

Jayadi Supriyadin

08.10 - 08.30 WIB

2

Alimudin

08.30 - 08.50 WIB

3

Arif Ulumudin

08.50 - 09.10 WIB

4

Rofiq Azhar

09.10 - 09.30 WIB

5

Iin Munawaroh

09.30 - 09.50 WIB

6

Irfan Faisal Hadi

09.50 - 10.10 WIB

7

Mumad Nurjaman

10.10 - 10.30 WIB

8

Aceng Irpan Naufal

10.30 - 10.50 WIB

9

Dadan Nurdin

10.50 - 11.10 WIB

10

Ir. Deni Ranggajaya

11.10 - 11.30 WIB

11

Ginan Al As'ari

11.30 - 11.50 WIB

12

Sukarwan Widodo

11.50 - 12.10 WIB

13

Risqiyadi

13.30 - 13.50 WIB

14

Rd. Aas Kosasih, S.Ag., M.Si.

13.50 - 14.10 WIB

15

Alfi Saepulloh, M.Ud.

14.10 - 14.30 WIB

16

Djudju Nuzuluddin

14.30 - 14.50 WIB

17

Mochammad Aap Saprudin

14.50 - 15.10 WIB

18

Syaik Abdillah

15.40 - 16.00 WIB

19

Sarip Asbuloh

16.00 - 16.20 WIB

20

Mochamad Romdhon

16.20 - 16.40 WIB

Tim Seleksi mengimbau seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dan hadir tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
27/08/2026 | Kontributor: Salman Haddad Baihaqi
Terapkan Prinsip Akuntabel, 24 Calon Pimpinan BAZNAS Garut Ikuti Uji Kompetensi

GARUT, BAZNAS – Sebanyak 24 peserta calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut periode 2026–2031 mengikuti tahapan Uji Kompetensi yang diselenggarakan di MAN 1 Garut, Kecamatan Karangpawitan, Kamis (20/8/2026).

Pelaksanaan seleksi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya melahirkan jajaran pimpinan yang memiliki integritas dan kapasitas tinggi mengingat ekspektasi masyarakat yang besar terhadap BAZNAS.

"BAZNAS merupakan lembaga pengelola dana umat yang harus dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Kita memerlukan figur-figur yang mampu mewujudkan tata kelola BAZNAS yang bersih demi mengoptimalkan peran negara dalam pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan," ujar Bupati.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Garut, Bambang Hafidz, menjelaskan bahwa proses ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang terhubung langsung dengan Sistem Informasi Zakat (Simzak) Kementerian Agama RI, mengacu pada Permenag Nomor 10 Tahun 2025.

"Tim panitia sama sekali tidak memiliki akses terhadap bank soal, sehingga objektivitas dan kerahasiaan ujian sangat terjamin," tegas Bambang.

Dari total 24 peserta yang berjuang pada tahap ini, nantinya akan disaring 20 peserta terbaik untuk melanjutkan ke tahapan wawancara sebelum ditetapkan 5 pimpinan terpilih.

 

Daftar 24 Peserta Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Garut Periode 2026–2031:

No

Nama PesertaNoNama Peserta
1 Nurul Irfan 13 Ginan Al As’ari
2 Jayadi Supriyadin 14 Sukarman Widodo
3 H. Undang Abdul Jalil, S.Ag. 15 Risqiyadi
4 Alimudin 16 Rd. Aas Kosasih, S.Ag., M.Si.
5 Arif Ulumudin 17 Andri Rahmandani
6 Rofiq Azhar 18 Alfi Saepuloh, M.Ud.
7 Iin Munawaroh 19 H. Maman Suryaman, S.Ip.
8 Irfan Faisal Hadi 20 Djudju Nuzuluddin
9 Mumad Nurjaman 21 Mochammad Aap Saprudin
10 Aceng Irpan Naufal 22 Syaik Abdillah
11 Dadan Nurdin 23 Sarip Asbuloh
12 Ir. Deni Rangga Jaya 24 Mochamad Romdhon
21/08/2026 | Kontributor: Salman Haddad Baihaqi
Wujud Kepedulian Sesama, BAZNAS Garut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat NTT

GARUT, BAZNAS – Per hari ini, Kamis (20/8/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat untuk masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan pemutakhiran data terkini dari unsur SAR gabungan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dampak gempa bumi yang tersebar di tujuh kabupaten tersebut mencatat sebanyak 73 orang meninggal dunia dan sekitar 931 orang mengalami luka-luka (baik luka berat maupun ringan). Selain itu, hingga hari ini tercatat sebanyak 59.647 jiwa masih berada di berbagai titik pengungsian darurat karena rumah tinggal mereka rusak.

Merespons perkembangan kondisi di lapangan hari ini, BAZNAS Garut bergerak cepat mengalokasikan logistik darurat yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki. Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak seperti paket sembako, obat-obatan, layanan kesehatan, dan fasilitas pendukung pengungsian.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut menyampaikan bahwa penyaluran bantuan yang dilakukan per hari ini merupakan bentuk komitmen dan aksi tanggap cepat BAZNAS dalam merespons bencana nasional.

"Per hari ini tim BAZNAS bergerak menyalurkan amanah dari para muzaki. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Garut yang terus menunaikan ZIS melalui BAZNAS, sehingga bantuan ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh saudara-saudara kita di NTT yang sedang tertimpa musibah," ujarnya.

BAZNAS terus berkoordinasi dengan jaringan BAZNAS daerah dan posko penanganan bencana di lokasi untuk memastikan bantuan tersalurkan secara merata. BAZNAS juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menyalurkan kepedulian melalui dana zakat, infak, dan sedekah guna mempercepat proses pemulihan pascabencana di NTT.

Mari Salurkan Kepedulian Anda!

Saudara-saudara kita di NTT masih membutuhkan uluran tangan untuk memulihkan kondisi pascabencana. BAZNAS Kabupaten Garut mengajak seluruh masyarakat, muzaki, dan munfiq untuk menyisihkan sebagian rezeki melalui donasi Infak dan Sedekah Kemanusiaan.

Bantuan dapat disalurkan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Garut berikut:

  • Bank BRI: 134501001126531 (a.n. BAZNAS Kab. Garut)

  • Konfirmasi Donasi & Layanan Informasi: Hubungi Layanan WhatsApp BAZNAS Garut di 0857-9896-2598

Ulurkan kepedulian kita, wujudkan senyum saudara kita di NTT.

20/08/2026 | Kontributor: Salman Haddad Baihaqi
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Periode 2026-2031

Berdasarkan surat Pengumuman Nomor: 15/TIMSEL-BAZNAS/VIII/2026 yang merujuk pada Berita Acara Hasil Seleksi Administrasi Panitia Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Garut Nomor 14/TIMSEL-BAZNAS/VIII/2026 tanggal 13 Agustus 2026, telah ditetapkan nama-nama pendaftar yang dinyatakan LULUS seleksi administrasi.

Berikut adalah daftar 24 peserta yang berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya (berdasarkan urutan pada dokumen asli):

  1. Nurul Irfan
  2. Jayadi Supriyadin
  3. H. Undang Abdul Jalil, S.Ag.
  4. Alimudin
  5. Arif Ulumudin
  6. Rofiq Azhar
  7. Iin Munawaroh
  8. Irfan Faisal Hadi
  9. Mumad Nurjaman
  10. Aceng Irpan Naufal
  11. Dadan Nurdin
  12. Ir. Deni Rangga jaya
  13. Ginan Al As’ari
  14. Sukarman Widodo
  15. Risqiyadi
  16. Rd. Aas Kosasih S.Ag., M.Si
  17. Andri Rahmandani
  18. Alfi Saepuloh, M.Ud
  19. H. Maman Suryaman, S.Ip
  20. Djudju Nuzuluddin
  21. Mochammad Aap Saprudin
  22. Syaik Abdillah
  23. Sarip Asbuloh
  24. Mochamad Romdhon

Panitia Seleksi mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus.

Informasi Tahapan Seleksi Kompetensi

Bagi pendaftar yang telah ditetapkan lulus seleksi administrasi di atas, WAJIB mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Tes Pengetahuan Dasar dan Penulisan Makalah.

Adapun detail pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2026
  • Waktu: 07.30 WIB s.d. Selesai (Detail jadwal lengkap di bawah)
  • Tempat: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut

Ketentuan Peserta:

  1. Wajib membawa Kartu Tanda Pendaftar yang diunduh dari laman simzat.kemenag.go.id (SIMZAT) dan sudah dicetak.
  2. Wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau identitas resmi lainnya.
  3. Peserta wajib mengenakan pakaian Batik Lengan Panjang.
  4. Peserta wajib hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Jadwal Detail Pelaksanaan Seleksi Kompetensi (Kamis, 20 Agustus 2026)

Waktu (WIB)

Agenda

07.30 - 08.00

1. Registrasi pendaftar

2. Pemeriksaan kelengkapan pendaftar

08.00 - 08.30

Pembukaan

08.30 - 09.00

Penyampaian teknis Seleksi Kompetensi Tes Pengetahuan Dasar dan Penulisan Makalah

09.00 - 11.00

Seleksi Kompetensi Tes Pengetahuan Dasar

11.00 - 13.00

ISHOMA (Istirahat, Sholat, Makan)

13.00 - 15.00

Seleksi Kompetensi Penulisan Makalah

15.00 - Selesai

Penutupan

Keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Garut, 14 Agustus 2026

14/08/2026 | Kontributor: Yusephilms

Berita Terbaru

Baznas Garut Sampaikan Perubahan Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1446 H: 2,7 Kg Beras Senilai Rp40.500
Baznas Garut Sampaikan Perubahan Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1446 H: 2,7 Kg Beras Senilai Rp40.500
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menyampaikan perubahan besaran zakat fitrah untuk Ramadan 1446 Hijriah. Keputusan ini mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 65 Tahun 2022, yang menetapkan bahwa 1 sha’ setara dengan 2,7 kg atau 3,5 liter beras. Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan hasil sosialisasi yang dilakukan MUI Kabupaten Garut kepada organisasi masyarakat tingkat kabupaten, pengurus MUI kecamatan, serta pengurus MUI desa/kelurahan sebelum Ramadan. “Kami dari Baznas mengelola zakat dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Aman Syar’i dalam pengumpulan berarti Fatwa MUI menjadi dasar kami untuk menetapkan besaran zakat fitrah,” ujar Abdullah Effendi, Senin (24/3/2025). Ia menambahkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) tahun 2014 yang diperbarui tahun 2019—yang masih menggunakan standar 2,5 kg beras— Baznas Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut dan memperoleh izin untuk menggunakan Fatwa MUI. “Saya selaku Ketua menelpon Kepala Kemenag dan Kepala Kemenag mengiyakan, silakan saja menggunakan Fatwa MUI terbaru untuk Kabupaten Garut. Itu landasannya, jadi secara aman syar’i karena Baznas ini adalah amil negara sehingga Fatwa-nya itu dari MUI,” jelasnya. Untuk zakat fitrah dalam bentuk uang, Baznas Kabupaten Garut telah menetapkan nilai Rp40.500 per jiwa, berdasarkan harga beras premium di pasaran Garut yang berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per kg. “Kami mengambil harga tertinggi, yaitu Rp15.000 per kg, untuk mengantisipasi kenaikan harga,” jelas Abdullah Effendi. Baznas Kabupaten Garut menargetkan pengumpulan zakat fitrah tahun ini sebesar Rp78 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp76 miliar. Abdullah Effendi mengimbau masyarakat muslim di Kabupaten Garut untuk mengikuti Fatwa MUI tersebut. “Kami mengajak masyarakat Garut untuk menaati Fatwa MUI Nomor 65 Tahun 2022 yang menetapkan zakat fitrah sebesar 2,7 kg beras. Jika masih ada yang menggunakan 2,5 kg, silakan, tetapi BAZNAS tetap berpedoman pada 2,7 kg,” pungkasnya. Hal yang sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, bahwa sebelum memasuki bulan Ramadan, Baznas Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Ketua MUI Kabupaten Garut terkait pengumpulan zakat fitrah melalui Baznas. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan pengumpulan zakat berjalan optimal. “Jadi Baznas hari ini berbeda dari kemarin, hari ini di angka 2,7 kg, kemarin di angka 2,5 kg. Itu pun Baznas tidak memaksakan, dalam arti berikanlah yang terbaik sedekahnya. Berikan yang terbaik, karena insha Allah itu akan kembali pada dirinya sendiri,” ujar Nurdin Yana. Ia mengajak masyarakat untuk memberikan zakat fitrah dengan sebaik-baiknya, karena zakat tidak akan membuat seseorang miskin, melainkan justru mendatangkan magfirah dan keridhaan dari Allah SWT. “Kami mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat sesuai Fatwa MUI, yaitu 2,7 kg beras, dan menyalurkannya melalui Baznas. Insha Allah, zakat yang dikumpulkan akan kembali turun kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Di sisi lain, Sekda Nurdin Yana menyebutkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut saat ini mencapai 19 ribu orang. Jika para ASN menyalurkan zakatnya melalui Baznas, hal ini tidak hanya membantu mereka yang kurang mampu tetapi juga dapat membangkitkan perekonomian masyarakat. “Jika umat Islam di Kabupaten Garut bersatu dalam membangun kekuatan ekonomi melalui zakat, maka manfaatnya tidak hanya bersifat seremonial keagamaan, tetapi juga akan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan ajaran agama,” tuturnya.
BERITA25/03/2025 | yhl cc gosipgarut
Wakil Bupati Garut Dorong Optimalisasi Zakat ASN Melalui Baznas
Wakil Bupati Garut Dorong Optimalisasi Zakat ASN Melalui Baznas
GARUT, Tarogong Kidul – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menggelar pertemuan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, di Kantor Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/3/2025). Pertemuan ini membahas optimalisasi zakat penghasilan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Garut. Pertemuan yang dihadiri Ketua Baznas dan Kepala Bagian Kesra Setda Garut beserta jajaran ini juga menyoroti program unggulan Baznas, seperti Garut Cerdas, Garut Sehat, Garut Taqwa, Garut Peduli, dan Garut Makmur. Dalam pertemuan ini, Putri Karlina menekankan pentingnya pemanfaatan zakat dari ASN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia mengajak seluruh perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga anggota DPRD Kabupaten Garut untuk lebih aktif dalam menyalurkan zakat dengan maksimal. “Untuk ini kita membutuhkan sumber daya untuk pembangunan masyarakat. Saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Garut yang membutuhkan bantuan dari kita,” ujar Putri Karlina. Ia juga mengimbau agar ASN dan masyarakat yang telah memenuhi syarat segera menunaikan zakat sebesar 2,5% dari pendapatannya melalui Baznas yang telah dipercaya langsung oleh pemerintah daerah maupun pusat. “Mari bangun Garut dengan kemampuan kita untuk membantu bersama, jangan lupa zakat harian, tidak hanya zakat hari raya tapi harus dengan zakat kekayaan atau dari zakat dari pendapatan kita sehari-hari,” tambahnya. “Potensi Zakat ASN Capai Rp1,8 Miliar*Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, mengungkapkan bahwa zakat penghasilan ASN di lingkungan Pemkab Garut masih belum optimal. Dari sekitar 18 ribu ASN, potensi zakat penghasilan mencapai Rp1,8 miliar, namun realisasi saat ini baru sekitar Rp900 juta. “Potensinya paling banyak adalah di warga pendidikan, di lingkungan Dinas Pendidikan karena kebanyakan PNS itu baik PPPK ataupun PNS itu di wilayah pendidikan yaitu Guru SD dan Guru SMP,” jelas Abdullah. Selain itu, ia juga menyoroti sektor kesehatan, seperti tenaga medis dan paramedis di RSUD dr. Slamet maupun Dinas Kesehatan, yang kontribusinya terhadap zakat masih belum optimal. Abdullah menambahkan, program Baznas seperti Garut Cerdas dan Garut Sehat masih menghadapi kendala dalam penghimpunan dana. Oleh karena itu, ia berharap Pemkab Garut dapat lebih aktif mendorong optimalisasi zakat ASN. “Mudah-mudahan, program-program ini bisa sinergi dengan kebijakan Pemda Garut sehingga nanti kita bisa bersinergi dengan antara BAZNAS dengan Pemda Garut,” pungkasnya.
BERITA24/03/2025 | yhl cc harianpedia.com
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Garut.

Lihat Daftar Rekening →